Sejarah Islam Mencatat! Pertama Dalam 1.400 Tahun, Arab Saudi Tangguhkan Umrah Warganya Sendiri

Ia menyebut kasus seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya dalam 1.400 tahun sejarah Islam.

Instagram/ patunabandungutara
Ilustrasi Jemaah Umrah beribadah di Masjidil Haram 

TRIBUNBATAM.id - Selain untuk orang asing, Arab Saudi memperluas penangguhan ziarah ke kota-kota suci Muslim di Mekah dan Madinah (umrah) ke warganya sendiri.

Kantor Berita SPA melaporkan, langkah ini diambil Arab Saudi karena kekhawatiran tentang penyebaran virus corona baru.

Melansir Reuters, Riyadh melaporkan kasus pertama penyakit mirip flu pada, Senin dan insiden kedua pada  Rabu.

Identitas warga negaranya tidak dipublikasikan. Keduanya merupakan warga Arab Saudi yang belum mengungkapkan kunjungan baru-baru ini ke Iran.

Kasus Kedua Virus Corona Ditemukan, Arab Saudi Hentikan Sementara Kegiatan Umrah di Masjidil Haram

Arab Saudi Umumkan Kasus Pertama Virus Corona; Pasien Baru Kembali dari Perjalanan ke Iran

Terlanjur Sampai di Arab Saudi Namun Gagal Umroh, Tak Disangka Begini Nasib Jemaah Indonesia

Iran merupakan salah satu negara yang telah melaporkan kematian terbanyak di luar China, di mana virus itu berasal.

"Berdasarkan rekomendasi komite yang ditunjuk untuk memonitor virus corona ... telah diputuskan untuk menunda umrah bagi warga dan penduduk di kerajaan," tulis SPA, mengutip sumber resmi di kementerian dalam negeri Saudi seperti yang dilansir Reuters.

Umrah mengacu pada ritual ziarah yang dilakukan di kota-kota suci sepanjang tahun, dan terpisah dari haji tahunan selama seminggu, yang biasanya menarik dua juta Muslim dari seluruh dunia.

Haji dimulai tahun ini pada akhir Juli. Keputusan terbaru akan ditinjau secara teratur dan akan ditarik bila  situasinya berubah, SPA menambahkan.

Sahrul Gunawan Pening Pemerintah Arab Saudi Tunda Perjalanan Umrah: Sampai Sahur Pagi Tidak Tenang

Visa Umroh Dihentikan Sementara, Travel di Batam Tunggu Notifikasi dari Pemerintah Arab Saudi

Dr. Sami Angawi, seorang ahli Saudi tentang Mekah dan Madinah serta haji, mengatakan penangguhan ini yang paling parah dalam ingatan hidupnya.

Ia menyebut kasus seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya dalam 1.400 tahun sejarah Islam.

Dia menyebut langkah itu "keputusan yang bijak dan berani ... untuk melindungi jantung dunia Muslim."

"Warga negara dan warga Saudi masih dapat mengunjungi Mekah dan Madinah dan berdoa di sana, asalkan mereka tidak pergi untuk tujuan umrah," ujar Wakil Menteri Haji Abdulfattah Mashat kepada TV Al Arabiya pada Rabu.

“Mekah masih terbuka untuk pengunjung dari seluruh kerajaan. Keputusan hanya menunda kegiatan umrah,” katanya.

Salju Turun di Arab Saudi, Wilayah Utara Madinah Dekat Yordania Diselimuti Salju, Lihat Foto-fotonya

Segera Daftar Beasiswa Kuliah S2 dan S3 di Arab Saudi, KFUPM Siap Beri Tunjangan Bulanan

Arab Saudi pekan lalu menghentikan visa umrah bagi orang asing dan melarang warga Teluk mengunjungi dua kota itu karena virus corona.

Arab Saudi juga melarang turis dari sedikitnya 25 negara tempat virus itu ditemukan, dan pada hari Selasa membatasi kedatangan para pelancong dari negara-negara Dewan Kerjasama Teluk.

Umrah adalah bisnis besar bagi Arab Saudi dan merupakan tulang punggung rencana untuk mengembangkan pariwisata.

Hal ini di bawah agenda reformasi ekonomi Putra Mahkota Mohammed bin Salman, yang bertujuan untuk mengakhiri ketergantungan minyak dari eksportir minyak mentah utama dunia.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved