Wanita Bertato Anggota Genk Motor Ditemukan Tewas Dalam Parit, Diduga Jadi Korban Penganiayaan

Informasi yang diterima Asep, Anjani Bee memang bergabung dengan sebuah geng motor. "Kabarnya, gara-gara masalah korban memakai jaket anggota kelompo

Editor: Eko Setiawan
Ist/Facebook
jenazah Anjani Bee 

BANDUNG, TRIBUNBATAM.id - Identitas Mayat Wanita bertato yang ditemui di sebuah selokan akhirnya terungkap.

Pengungkapan mayat tersebut setelah polisi melakukan penyelidikan bermula dari temuan tato di lengannya.

Tato itu bergambar burung hantu.

Polisi Diteror Jenglot Usai Tangkap Begal yang Pelihara Jenglot, Pintu Kaca Diketuk, Orangnya Hilang

Tidak Hanya Pelabuhan Domestik, Kejari Karimun Periksa Suhu Tubuh Cegah Covid-19

Cegah Virus Corona saat Tour de Bintan, Dinkes Bakal Cek Suhu Tubuh Peserta Setiap Hari

Identitas mayat wanita bertato burung hantu yang ditemukan di selokan Jalan Raya Lembang, Desa Gudang Kahuripan, Lembang, Bandung Barat telah terungkap.

Wanita bertato burung hantu tersebut bernama Intan Marwah Sofiyah.

Intan karib disapa Anjani Bee.

Usia Anjani Bee masih 20 tahun.

"Betul, dia korban (pembunuhan) yang ditemukan di Lembang, panggilan sehari-harinya Intan," ujar Asep Saeful Pallah (44) pihak keluarga korban saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Jumat (6/3/2020).

Asep mengatakan pihak keluarga mengetahui Anjani Bee ditemukan meninggal dari teman ibunya.

Informasi yang diterima pihak keluarga berupa tato korban.

 

"Tidak lama kemudian, ada telepon dari polisi ke keluarga. Saat itu keluarga langsung kaget dan membenarkan itu memang Intan. Keluarga langsung menjemput ke rumah sakit," katanya.

Asep bercerita, Anjani Bee sempat ngekos di daerah Bandung selama tiga minggu.

Selama ngekos, menurut Asep, Anjani Bee sering kali bertemu dengan pacarnya.

Asep bahkan menyebut ada video ketika Anjani Bee disiksa.

"Kalau kata ibu korban, sempat ada video penyiksaan terhadap korban yang direkam oleh adik pacar Intan. Tapi kata polisi pacarnya datang ke kantor polisi," ucap Asep.

Informasi yang diterima Asep, Anjani Bee memang bergabung dengan sebuah geng motor.

"Kabarnya, gara-gara masalah korban memakai jaket anggota kelompok bermotor," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved