Breaking News:

HUMAN INTEREST

Diberi Nama Gefariel, Bayi Berumur 10 Hari Tinggal di Eks Pasar Induk Jodoh Batam, Ini Kondisinya

Polemik Pasar Induk Jodoh Batam yang tak kunjung usai harus dirasakan bayi Gefariel Febrian Siregar. Umurnya baru 10 hari..

TRIBUNBATAM.ID/ARDANA NASUTION
Bayi Gefariel 'Kekuatan dari Tuhan' di hadapan ibunya Riza, saat diwawancara wartawan, Selasa (10/3/2020). Gefariel dan ibunya tinggal di lokasi eks Pasar Induk Jodoh Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Polemik Pasar Induk Jodoh Batam yang tak kunjung usai harus dirasakan bayi Gefariel Febrian Siregar.

Gefariel baru berusia sekitar 10 hari, namun bayi mungil ini harus merasakan kerasnya tinggal di bangunan eks Pasar Induk Jodoh..

Bayi yang masih merah itu merupakan anak dari pasangan Chandra dan Riza, warga eks Pasar Induk Jodoh.

Chandra dan Riza memang tinggal di eks lokasi Pasar Induk Jodoh.

Pengakuan Riza, dia bersama keluarga kecilnya tinggal di sebuah kios berukuran 3 x 5 meter.

"Suami saya kerjanya itu serabutan, kadang angkut cabai. Pokoknya apa saja lah yang penting bisa makan," tutur Riza, Selasa (10/3/2020).

Dia bersama suaminya telah tinggal di sana semenjak menikah tahun lalu.

Nekat Buka Celana saat Penertiban Eks Pasar Induk Jodoh Batam, Hartina: Saya Sudah Kesal

Gustian Riau Ungkap Alasan Pemko Kembali Tertibkan Pasar Induk Jodoh Batam

Kini, Gefariel sang bayi yang belum genap berusia dua minggu itu pun harus tinggal di sebuah ruangan persegi yang hanya berisi kasur.

Tak ada kekuatan dari bayi berusia 10 hari itu untuk bisa memilih hidup lebih layak.

Belum lagi selesai permasalahan hidup yang harus dilalui Gefariel, dia pun harus menjadi korban penertiban eks Pasar Induk Jodoh.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved