Breaking News:

Tawarkan Perempuan via WhatsApp, Muncikari di Karimun Diringkus Polisi, 3 Wanita Masih di Bawah Umur

Berakhir sudah usaha seorang wanita berinisial Ln yang ditekuninya sejak Januari 2020. Wanita itu diduga berprofesi sebagai muncikari.

Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.ID/ELHADIF PUTRA
Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Berakhir sudah usaha seorang wanita  berinisial Ln yang ditekuninya sejak Januari 2020.

Wanita yang diketahui berprofesi sebagai muncikari itu diduga menjajakan 10 orang perempuan ke lelaki hidung belang.

Yang lebih parah, 3 dari 10 wanita itu merupakan anak di bawah umur.

Ia diduga melakukan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Anggota Satreskrim Polres Karimun meringkusnya di di kawasan Bukit Tiung, Senin (9/3/2020).

"Sepuluh wanita ini dalam penguasaannya. Tiga di antaranya anak-anak, satu orang berasal dari Karimun, sementara 2 orang berasal dari Batam," ujar Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono saat ekspos pengungkapan kasus, Senin (10/3/2020).

Herie mengatakan, modus yang dilakukan Ln dengan menawarkan perempuan melalui aplikasi WhatsApp.

Dalam sekali transaksi, Ln menetapkan tarif sebesar Rp 1,3 juta.

Uang Rp 1 juta diberikan kepada perempuan yang melayani laki-laki, sementara Rp 300 ribu ia pegang dengan alasan uang tips.

"Pelaku menjajakan khusus di Karimun," tambah Herie.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved