HUMAN INTEREST
32 Tahun Jadi OB Otorita Batam, Ini Pesan Sederhana Pak De Sarpin
LAIKNYA pekerja ulet kebanyakan, Sarpin (71 tahun), tak punya banyak kosa kata untuk menjelaskan detail pekerjaannya.
TRIBUNBATAM.id - LAIKNYA pekerja ulet kebanyakan, Sarpin (71 tahun), tak punya banyak kosa kata untuk menjelaskan detail pekerjaannya.
Sarpin mengaku hanya mau menceritakan apa yang dia lihat atau alami, bukan yang dia dengar.
"Kalau cerita yang kita dengar, pasti banyak salahnya."
Jujur, selalu berprasangka baik, dan menghindari "cerita kosong", membuatnya tetap bugar serta punya ingatan panjang. Hingga kini.
Ini pulalah yang menjelaskan, kenapa Pria kelahiran Purwokerto masih mengingat detail; nama para tetangga, para majikan, serta alamat detail 5 tempat kerja di Manado, Balikpapan, Jakarta, Bandung, dan terakhir di Batam.
"Saya ini tak punya ijazah Pak! Kalau 32 tahun. dipercaya jadi OB di Otorita, karena saya takut bohong." ujarnya kepada Tribun, di Kompleks Pantai Gading, Bengkong Laut, Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin (8/3/2020) pagi.
Meski saban pagi buta, siang, hingga sore keliling menyapu bahu jalan komplek, jarang warga yang tahu identitas asli Sarpin.
Warga Kompleks Pantai Gading, mengenal Sarpin, dengan nama Pak De'.
Bukan lagi OB, di pemukiman yang bertetangga dengan Golden Prawn ini, Sarpin bekerja sebagai "cleaning services" ruas jalan di 2 RW dan 6 RT.
Sejak purnabakti sebagai OB di Badan Pengusahaan (BP) Batam, 3 tahun terakhir, Sarpin mengaku tak tahan berdiam diri di rumahnya.
"Rumah saya di Punggur sana. Di sini, hanya datang menyapu jalan kompleks, dan diberi kamar sama Pak RW di BPL Pantai Gading."
BPL adalah singkatan dari Badan Pengelola Lingkungan. Hampir tiap komplek atau pemukiman di Kota Batam, memiliki BPL.
Ini semacam sekretariat organisasi warga setempat. BPL biasanya dikelola pengurus ORW, RT yang secara berkala dipilih secara demokratis.
Nah, pada sebuah kamar di sekretariat BPL inilah, Pak De Sarpin dan seorang koleganya menginap, 5 hari-lima malam.
"Kalau hari Minggu saya biasanya pulang ke Punggur, jenguk istri, anak dan cucu."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/foto-pak-de-sarpin.jpg)