Liburkan Sekolah Akibat Corona Dinilai Justru Berbahaya, Ini Alasannya

Pemerintah provinsi di Indonesia sebagian memutuskan menutup sekolah selama 14 hari atau dua minggu.

Kompas.com/Karnia Saptia
Ilustrasi Anak Libur Sekolah 

Liburkan Sekolah Akibat Corona Dinilai Justru Berbahaya, Ini Alasannya

TRIBUNBATAM.id- Pemerintah Provinsi di Indonesia sebagian memutuskan menutup sekolah selama 14 hari atau dua minggu.

Hal itu lantaran pandemi virus Corona yang telah terjadi di Indonesia.

Tetapi di Australia yang sudah memberlakukan rencana tanggap darurat pandemi corona, sekolah-sekolah tidak ditutup.

Dalam situasi wabah corona seperti saat ini, semua orangtua, baik di Indonesia maupun di Australia tentu sah-sah saja bertanya, apakah anak-anak perlu tetap masuk sekolah?

Sampai saat ini tercatat ada 50 negara yang sudah memutuskan untuk menutup sekolah.

Satu di antaranya Indonesia.

Rocky Gerung Sindir Pernyataan Indonesia Kebal Corona: Pengetahuan Ilmiah Kita Seolah-olah Gak Guna

Beberapa Provinsi di Indonesia meliburkan sekolah

Langkah penutupan sekolah di Indonesia karena wabah virus corona pertama kali diambil oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Penutupan sekolah dimulai Senin hari ini (16/03) sampai dua pekan mendatang.

Selain itu, Anies juga menunda pelaksanaan Ujian Sekolah dan Ujian Nasional (UN) yang sedianya berlangsung hari ini.

Halaman
1234
Editor: Anne Maria
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved