Rabu, 29 April 2026

TRIBUN WIKI

Deretan Mitos Seputar Virus Corona, Orang Lanjut Usia Lebih Rentan?

Wabah virus corona memunculkan berbagai mitos yang tidak bisa dipastikan kebenarannya.

Editor: Eko Setiawan
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Tenaga medis melakukan Simulasi Kesiapsiagaan Penanganan Virus Corona (Covid-19), di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA), Jalan KH Wahid Hasyim (Kopo), Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/3/2020). Simulasi tersebut sebagai langkah kesiapsiagaan Kota Bandung untuk mengatasi penyebaran wabah virus corona. 

TRIBUNBATAM.id - Wabah virus corona yang telah ditetapkan sebagai pandemi global turut memunculkan mitos-mitos yang tidak bisa dipastikan kebenarannya.

Kurangnya pengetahuan dan informasi membuat sejumlah mitos berkembang dan membuat masyarakat salah kaprah.

Berikut sederet mitos seputar virus corona sebagaimana melansir Warta Kota Wiki dari laman The Guardian.

1. Masker wajah tidak berfungsi

Mengenakan masker wajah tentu bukan jaminan bahwa Anda tidak akan sakit.

Faktanya, virus juga dapat ditularkan melalui mata dan partikel virus kecil, yang dikenal sebagai aerosol, dapat menembus masker.

Namun, masker efektif untuk menangkap tetesan yang merupakan rute transmisi utama dari virus corona.

Beberapa penelitian memerkirakan sekitar lima kali lipat perlindungan dari masker dibandingkan tidak menggunakan penghalang.

Walaupun yang lain menemukan tingkat efektivitas lebih rendah.

Jika Anda kemungkinan berhubungan dekat dengan seseorang yang terinfeksi, masker memotong kemungkinan penyakit tersebut ditularkan.

Jika Anda menunjukkan gejala coronavirus , atau telah didiagnosis, memakai masker juga dapat melindungi orang lain.

Jadi masker sangat penting untuk pekerja perawatan kesehatan dan sosial merawat pasien.

Selain itu, direkomendasikan untuk anggota keluarga yang perlu merawat seseorang yang sakit - idealnya pasien dan perawat harus menggunakan masker.

Namun, topeng mungkin akan membuat sedikit perbedaan jika Anda hanya berjalan-jalan di kota atau naik bus sehingga tidak perlu membeli massal pasokan besar.

2. Bisa bermutasi menjadi strain lebih mematikan

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved