Selasa, 2 Juni 2026

Petugas PMI Tewas Terjepit Lift Saat Bertugas Menyemprot Disinfektan di Gedung Perusahaan

Staf PMI meninggal saat penyemprotan disinfektan untuk cegah Virus Corona atau Covid-19 di Makassar.

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
Kolase foto Oriental Daily, Xinhua/Chen Jing
ILUSTRASI :Petugas PMI Tewas Terjepit Lift Ketika Bertugas Menyemprot Disinfektan di Gedung Perusahaan 

SULSESL, TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan kerja dialami oleh seorang pekerja Palang Merah Indonesia (PMI) saat bertugas.
Ia terjepil Lift ketika sedang melakukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran Virus Corona.
Meninggalnya anggota PMI dalam bertugas ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban.
Apalagi, ia meninggal dalam kecelakaan kerja yang sedang melakukan tugas mulia.
Staf PMI meninggal saat penyemprotan disinfektan untuk cegah Virus Corona atau Covid-19 di Makassar.
Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun, Palang Merah Indonesia ( PMI ) Sulawesi Selatan ( Sulsel ) berduka.
Multasan, Staf Markas Pusat PMI Gudang Regional Makassar, meninggal dunia karena kecelakaan kerja.
Beliau menghembuskan nafas terakhir, Senin (23/3/2020).

TEGAS, Pemerintah Jakarta Akan Beri Sanksi Pada Masyarakat yang Masih Keluyuran Diluar Rumah

Gak Mau Dengar Himbauan Pemerintah, Generasi Milenial Disebut Sebagai Penular Terbesar Virus Corona

Hal tersebut dikonfirmasi Ketua PMI Makassar, Syamsu Rizal atau Deng Ical.

Kata Deng Ical, Multasan meninggal dunia setelah terjepit elevator (lift) di salah satu gedung perusahaan yang berada di Jl Andi Pangerang Petta Rani, Makassar, Sulsel, Senin pagi.

"Dia terjepit lift di salah satu kantor di Jalan Petta Rani. Kejadiannya sekitar jam 10 pagi tadi," kata Deng Ical kepada Tribun-Timur.com.

Kecelakaan tersebut terjadi di sela Multasan sekaligus alumnus Universitas Indonesia Timur ( UIT ) melalukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran Virus Corona ( Covid-19 ).

Deng Ical atas nama PMI menyampaikan duka cita mendalam untuk almarhum.

Kata Deng Ical, almarhum dikenal sangat berdedikasi dan telah mengabdi di PMI selama sekitar 20-an tahun atau separuh dari hidupnya.

Semasa kuliah, beliau juga aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela (KSR) PMI.

Jenazah almarhum Multasan sempat dibawa ke Markas PMI Sulsel, di Jalan Lanto Daeng Pasewang, Makassar, untuk dilakukan pelepasan dari PMI kepada pihak keluarga.

Selanjutnya dibawa ke rumah duka, di Jl Sukaria VI, Makassar.

Jenazah akan dikebumikan di Kabupaten Bulukumba, Sulsel.

Almarhum Multasan meninggalkan istri bernama Nini Kartini.

Ucapan Duka Cita

Ucapan duka cita mengalir untuk almarhum Multasan melalui Facebook.

Semasa hidunya, beliau dikenal sebagai pribadi yang baik.

"Selamat jalan kakak senior yang paling baik hati ..

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved