Breaking News:

Curhat Pegawai Apotek Berjuang di Tengah Pandemi Virus Corona: Bantu Saya Selesaikan Tugas Ini

Ricky Sagala, seorang pegawai apotek di perusahaan milik negara adalah satu di antara beberapa orang yang harus tetap bekerja di tempat kerjanya.

Editor: Anne Maria
TRIBUNKALTIM/NEVRI
MASKER dan DISINFEKTAN LARIS-Apoteker melayani warga beli cairan disinfektan, tampak ada tulisan masker sold out atau habis stoknya di Apotek XS Smart Jalan Palang Merah Kecamatan Samarinda Ulu Kalimantan Timur, Selasa (3/3/2020). Selain masker yang harganya melambung dari 3500 sampai 280.000 per kotak kemasan cairan disinfektan juga laris diburu warga demi pencegahan wabah disebabkan virus Corona vid. Terbaru, ilustrasi apotek yang masih buka di tengah wabah Virus Corona 

curhat pegawai apotek Berjuang di Tengah pandemi virus corona: Bantu Saya Selesaikan Tugas Ini

TRIBUNBATAM.id- Wabah virus Corona yang melanda dunia, termasuk Indonesia, membuat pemerintat mengeluarkan sejumlah kebijakan.

Kebijakan tersebut dalam rangka pencegahan virus Corona menyebar lebih luas lagi.

Satu di antara kebijakan Pemerintah yang dikeluarkan menyusul naiknya angka kasus positif Corona atau Covid-19 di Indonesia, yakni pentingnya social distancing, atau menjaga jarak antar manusia.

Salah satu bentuknya adalah menjalani segala aktivitas di rumah, yakni belajar, bekerja, hingga beribadah di rumah.

Namun tak semua orang bisa melaksanakan aktivitasnya hanya dari rumah.

Pernyataan Pelatih Arsenal Mikel Arteta Setelah Karatina dan Dinyatakan Sembuh dari Virus Corona

Gejala Baru Virus Corona Terungkap di Korea, Tak Bisa Mencium Bau & Mengecap Rasa

Pegawai Apotek Ricky Sagala, pegawai apotek, Instagram @narasi.tv, Senin (23/3/2020)
Pegawai Apotek Ricky Sagala, pegawai apotek, Instagram @narasi.tv, Senin (23/3/2020) (Instagram/@narasi.tv)

Ricky Sagala, seorang pegawai apotek di perusahaan milik negara adalah satu di antara beberapa orang yang harus tetap bekerja di tempat kerjanya.

Dikutip dari akun Instagram @narasi.tv, Senin (23/3/2020), Ricky bercerita tentang ketakutan, dan kekhawatirannya bekerja di tengah Covid-19.

Sebagai pegawai apotek, Ricky menyadari bahwa setiap harinya ia harus bertemu dengan orang-orang yang menderita berbagai penyakit.

"Saya kurang beruntung nih enggak bisa kerja dari rumah," kata Ricky.

"Saya pegawai salah satu BUMN, mau enggak mau tiap hari saya masih harus berhubungan langsung dengan banyak pasien, dengan berbagai penyakit," lanjutnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved