Minggu, 26 April 2026

Cegah Penyebaran Virus Corona, TKI Lewat Tanjungpinang Wajib Dikarantina 14 Hari

Sebanyak 41 TKI rencananya akan dipulangkan dari Malaysia ke Tanjungpinang, Rabu (25/3/2020).

TribunBatam.id/Endra Kaputra
Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia saat tiba di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, Selasa (24/3/2020) kemarin. Mereka tetap menjalani karantina selama 14 hari untuk mencegah virus Corona, meski dinyatakan sehat oleh otoritas Malaysia. 

"Makan pak, makan," terdengar suara seorang penumpang lainnya.

Pilih Mengontrak di Karimun

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal luar Provinsi Kepri dari Malaysia memilih tinggal di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

Seperti yang dilakukan 16 orang TKI asal Pulau Jawa. Mereka mengontrak sejumlah rumah di kawasan Sidomulyo, Kelurahan Tanjungbalai, Kecamatan Karimun. Mereka terdiri dari 11 laki-laki dan lima perempuan.

Namun Lurah Tanjungbalai, Azrizal mengatakan empat orang di antaranya telah pulang ke daerah asal mereka di Pulau Jawa.

"Ada tiga rumah. Jumlah awalnya 16 orang. Empat orang kabarnya sudah kembali ke Jawa," kata Azrizal, Minggu (22/3/2020).

Azrizal mengatakan, para TKI tersebut memilih untuk tinggal di Karimun karena masih menunggu masa lockdown di Malaysia berakhir.

Mereka berencana kembali ke Malaysia pada awal April 2020.

"Alasan mereka daripada menginap di hotel, lebih murah sewa rumah. Rencananya mereka mau masuk Malaysia lagi," terang Azrizal.

Pihak kelurahan bersama petugas Puskesmas Tanjungbalai Karimun, Polsek Balai Karimun dan Koramil sudah melakukan pengecekan kesehatan.

"Sejauh ini mereka sehat," sebutnya.

Terima Surat Kemendikbud, Ini Aturan Ujian Sekolah Penentu Kelulusan Siswa Pengganti Ujian Nasional

VIDEO - Wabah Virus Corona, Mudik Gratis Tahun Ini Dibatalkan

Untuk lebih lanjutnya, Puskesmas Tanjung Balai Karimun akan terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan para TKI itu.

"Saya juga minta pemilik rumah untuk melaporkan kalau ada hal-hal mencurigakan terkait kesehatan mereka," tambah Azrizal.

Kapolsek Balai Karimun, AKP Budi Hartono mengatakan, pengecekan kesehatan terhadap 16 TKI dilaksanakan Sabtu, (21/3/2020) siang.

"Kami cek ulang hanya untuk memastikan lagi walaupun di pelabuhan sudah dicek juga kesehatan mereka," kata Budi.

Selain itu Budi juga meminta kepada masyarakat untuk mengawasi pelabuhan-pelabuhan tikus yang dapat dimanfaatkan oleh TKI Ilegal masuk ke Karimun.

"Kami juga perlu semua lini masyarakat mengawasi seluruh tepian yang menjadi pelabuhan tidak resmi di Karimun," ucapnya.(TribunBatam.id/Endra Kaputra/Elhadif Putra)

Sumber: Tribun Batam
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved