VIRUS CORONA
Perangi Covid-19, India Lockdown Total Selama 21 Hari, Berlakukan Jam Malam
Perdana Menteri India Narendra Modi mengumumkan, negaranya memasuki masa lockdown total selama 21 hari untuk memerangi virus corona.
Sekelompok ilmuwan yang berbasis di AS pekan ini menuturkan, angka penularan di India bisa berkembang menjadi 1,3 juta jiwa jika dibiarkan.
• Liga 1 2020 - Tunggu Situasi Kondusif, Persib Bandung dan Persebaya Surabaya Liburkan Pemain
"Bahkan dengan skenario terbaik sekali pun, kemungkinan, Anda masih berada dalam krisis," kata Bhramar Mukherjee, profesor biostatistik dan epidemiologi di Universitas Michigan.
Pada Senin (23/3/2020), polisi di New Delhi berusaha membubarkan massa yang menggelar aksi protes menentang UU Kewarganegaraan yang kontroversial.
Puluhan pengunjuk rasa, kebanyakan perempuan, terus menggelar demonstrasi sejak Desember 2019 di Shaheen Bagh.
Menentang UU yang dianggap mendiskriminasi Muslim.
• Remaja di Sagulung Masih Nongkrong dan Berkeliaran, Polisi Minta Orang Tua Berikan Pemahaman
Komisioner Kepolisian Delhi, DC Srivastava mengatakan, anggotanya yang berpakaian lengkap mengelilingi demonstran dan meminta mereka untuk pergi.
"Saat ini lingkungannya sangat berbahaya karena virus corona," tegas Srivastava. India saat ini mengonfirmasi 519 kasus dan 10 kematian.
/
/
//
Sumber: Kompas.com / Penulis Ardi Priyatno Utomo | Editor Ardi Priyatno Utomo
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perangi Virus Corona, India Lockdown Total Selama 21 Hari", https://www.kompas.com/global/read/2020/03/24/224953070/perangi-virus-corona-india-lockdown-total-selama-21-hari?page=all#page2
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/perdana-menteri-india-narendra-modi-menyalami-tentara-india.jpg)