KARIMUN TERKINI

Tergantung Penilaian Pusat, Plt Gubernur Kepri Tunggu Surat Pemkab Karimun Soal Pintu Masuk TKI

Plt Gubernur Kepri Isdianto menunggu surat dari Pemkab Karimun. Ia siap membantu bila Karimun dijadikan satu-satunya pintu masuk TKI ke Indonesia.

TribunBatam.id/EndraKaputra
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto 

"Jika satu pintu yang dimaksudkan untuk wilayah Sumatra mungkin masih bisa. Sampai sini langsung dipulangkan. Tapi kalau sudah sampai ke Jawa maka tidak memungkinkan," ucapnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Karimun tersebut menyampaikan sejumlah alasan yang bisa menjadi bahan pertimbangan.

Di antaranya adalah kapasitas pelabuhan di Kabupaten Karimun yang terbatas.

Ganjar Pranowo Imbau Masyarakat Tak Mudik: Semua yang Pulang Kampung Jadi ODP dan Wajib Isolasi

Akui Minim Sarana, Bupati Minta Pertimbangan Pusat Jadikan Pintu Masuk TKI Satu Pintu ke Karimun

Ia menyebutkan kemampuan pelabuhan di Karimun hanya mampu untuk lalu-lalang seribu lebih penumpang per hari.

"Untuk menginapkan hanya mampu menampung sekitar 500 orang. Pelabuhan kami daya tampungnya (ruang tunggu) hanya 200-an orang saja," ujarnya.

Ia mengatakan, dukungan komponen lain, seperti TNI, Polri serta Bea dan Cukai juga belum memadai di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun.

"Jika di Karimun disandarkan kapal perang maka pelabuhan tidak sanggup," kata Rafiq.

Selain itu Rafiq juga meyampaikan, agar Pemerintah Pusat dapat mempertimbangkan pelabuhan-pelabuhan lain yang lebih baik jika dijadikan sebagai satu-satunya pintu masuk para TKI yang berasal dari seluruh Indonesia.

"Sebagai bagian NKRI kami tunduk. Tapi dengan kondisi yang ada, tentu pemerintah pusat harus memikirkannya. Masih banyak pelabuhan lain yang lebih mumpuni," ucapnya.

Menurut data yang diterima Pemkab Karimun dari Kantor Syahbandar dan Otorita (KSOP), jumlah TKI yang masuk melalui pelabuhan Internasional Tannungbalai Karimun telah mencapai 12.000 orang.

Halaman
123
Penulis: Elhadif Putra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved