VIRUS CORONA DI BATAM
Ekonomi Batam Dihantam Covid-19, Warga Terpaksa Jual Emas Untuk Belanja Sembako
Sejumlah warga Batam mulai menjual perhiasan emas miliknya untuk bertahan di tengah lesunya ekonomi yang melanda Batam akibat mewabahnya covid-19.
Ekonomi Batam Dihantam Covid-19, Warga Terpaksa Jual Emas Untuk Belanja Sembako
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sejumlah warga Batam mulai menjual perhiasan emas miliknya untuk bertahan di tengah lesunya ekonomi yang melanda Batam akibat mewabahnya covid-19.
Seperti yang terlihat di Toko Emas Cantik, Komplek Tanjung Pantun Blok O Nomor 3 atau tak jauh dari Jodoh Centre, Batam, Jumat (27/3/2020).
Kurniawan, seorang warga Batam mengaku, mewabahnya virus berbahaya tersebut membuat warga kalangan menengah ke bawah kacau balau dalam hal perekonomian.
"Kacau sudah pasti. Lesu perekonomian. Jadi terpaksa jual," ujar pria bertempat tinggal di Bengkong ini usai menjual cincin berharganya.
• Masjid Raya Baiturrahman Sekupang Batam Ditutup Sementara, Antisipasi Penyebaran Covid-19
Setelah mendapat uang hasil penjualan, ia buru-buru pergi.
Manager Toko Emas Cantik, Hendri, pun membenarkannya.
Ia menyebut, banyak warga akhirnya memilih menjual emas tak lain karena ekonomi yang semakin lesu setelah virus Corona meneror warga Batam.
"Sekarang banyak yang jual emas. Perbandingannya 80 persen. Jual itu untuk menutupi kebutuhan pokok," ujarnya.
Hendri menyebut, harga emas saat ini memang lagi naik sekitar 6 persen.
Terkait update harga emas lokal, Jumat (27/3/2020), berikut daftar harga yang diberikan Hendri :
Emas murni Rp 814 ribu, sebelumnya Rp 770 ribu
Emas 24 karat, sudah jadi barang Rp 845 ribu sebelumnya Rp 800 ribu
Emas 23 karat sudah jadi barang Rp 865 ribu sebelumnya Rp 825 ribu
Emas 22 karat sudah jadi barang saat ini Rp 665 ribu sebelumnya Rp 625 ribu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/aktivitas-penjual-dan-pembeli-di-toko-emas-cantik.jpg)