VIRUS CORONA DI BATAM

Dekat Singapura dan Malaysia, Imigrasi Batam Perketat Pemeriksaan, WNA Dilarang Masuk

Kantor Imigrasi memperketat penjagaan pintu masuk yang ada di Kota Batam, seperti Pelabuhan Feri Internasional dan Bandahara Hang Nadim, Kepulauan Ria

TRIBUNBATAM.ID/LEO HALAWA
Kepala Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam Romi Yudianto sedang diwawancarai awak media belum lama ini di Batam, Kepri. 

TRIBUNBATAM, BATAM - Batam menjadi pintu masuk warga negara asing dari Malaysia dan Singapura.

Mulai hari ini, Kamis (2/4/2020) pemerintah melarang seluruh warga negara asing masuk atau transit ke Indonesia.

Namun masih ada 6 kategori yang diizinkan masuk dengan berbagai persyaratan.

Aturan larangan tertuang dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia.

Mulai Hari Ini WNA Dilarang Masuk atau Transit ke Indonesia, Kecuali 6 Golongan Ini

Kantor Imigrasi memperketat penjagaan pintu masuk yang ada di Kota Batam, seperti Pelabuhan Feri Internasional dan Bandahara Hang Nadim, Kepulauan Riau (Kepri).

Selain itu, kebijakan itu dilaksanakan karena Batam merupakan wilayah terdepan Indonesia dan juga berbatasan dengan dua negara maju, seperti Malaysia dan Singapura.

“Sebenarnya pejagaan sudah sejak lama kami perketat, namun setelah keluarnya Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia, semakin kami maksimalkan penjagannya,” kata Kepala Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Romi Yudianto melalui telepon, Kamis (2/4/2020) pagi tadi.

Selain menindaklanjuti peraturan Menkum dan HAM, hal ini juga dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran wabah virus corona atau Covid-19 dari luar negeri ke Indonesia, khusunya di Batam, Kepri.

“Peraturan atau larangan itu mulai berlaku pada hari ini, Kamis, 2 April 2020 yang tidak lain untuk menekan penyebaran Covid-19,” jelas Romi.

Namun demikian, larangan itu tidak berlaku bagi WNA yang masuk dalam enam kategori, yakni orang asing pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap, orang asing pemegang visa diplomatik dan visa dinas, orang asing pemegang izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas.

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved