Breaking News
Selasa, 5 Mei 2026

VIRUS CORONA DI TANJUNGPINANG

Cara Kadisdukcapil Tanjungpinang Perangi Wabah Virus Corona, 'Tetap Waspada, Jangan Panik'

Beragam cara dilakukan orang untuk mencegah penyebaran virus Corona. Termasuk yang dilakukan Kadisdukcapil Tanjungpinang, Irianto, SH.

Tayang:
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Endra Kaputra
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang Irianto, SH sambil menunjukan bahan hand sanitizer di ruang kerjanya, Senin (6/4/2020). 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Pandemi virus Corona rupanya punya cerita tersendiri bagi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tanjungpinang, Irianto.

Ditemui di ruang kerjanya, pola hidup sehat serta menjaga kebersihan semakin meningkat untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

"Jelas itu. Biasanya tidak sering cuci tangan, saat ini jadi keseringan, pakai sabun lagi. Terus cuci tangannya lebih detail," sebutnya, Senin (6/4/2020).

Untuk menimalisir penyebaran Covid-19, ia bersama keluarga memilih menggunakan sendok dan garpu saat makan.

"Kalau takut gak lah, tapi tetap waspada. Makanya diluar kita siapkan cuci tangan dengan sabun," ujarnya.

Sejak wabah Covid-19, masker dan hand sanitizer tak luput ia bawa kemana-mana.

Bahkan, pasokan hand sanitaizer pun terus dibawa hingga kedalam ruang kerjanya yang disimpan dalam wadah botol.

"Inilah pasokan bahannya, kalau habis tinggal diisi lagi," ujarnya sambil menunjukan isi hand sanitaizer di ruang kerjanya itu.

Putra kelahiran Tanjungpinang 28 Febuari 1962 menyampaikan, dalam kondisi seperti ini tidak boleh merasa cemas, dan panik.

"Gak boleh terlalu cemas, karena bisa menggangu pikiran jadi stres. Tapi tetap kita harus waspada dengan menjaga kebersihan, serta meningkatkan pola hidup sehat," sebutnya.

Mengabdi sebagai ASN sejak 1992, Irianto pun mengajarkan pegawainya untuk tetap waspada, dan menjaga kesehatan dan hidup sehat.

Ditanyakan, adakah rasa cemas saat ikut rapat dengan para kepala OPD bersama Walikota dan Wakil Walikota?

"Gak ada kok, itu saya bilang, makanya jangan cemas, nanti kalau stres imun tubuh kita jadi berpengaruh," sebutnya yang dua tahun lagi masuk masa pensiun.

Selama mengabdi sebagai ASN, pengalaman yang paling banyak berkesan ialah saat bisa membantu warga yang menilai susahnya mengurus pelayanan.

"Saat itu saya kaget ada seorang ibu menangis, ibu itu terharu bisa digampangkan urusannya. Padahal pikirannya bakal sulit dan lama pasti selesainya. Ternyata hanya sebentar. Kagetnya saya ternyata ibu ini tidak bisa melihat. Disitulah saya bangga dan punya kepuasan hati bisa bantu warga dengan amanah yang diberikan sama saya," ujarnya.

Ia pun mengatakan, bagi warga yang merasa dipersulit dalam pengurusan pelayanan. Meminta warga untuk menemui dan malaporkan kepada dirinya.

AJI Batam Menyerahkan Bantuan Masker dan Hand Sanitizer kepada Wartawan

Kisah Pedagang Warung Nasi Roda Kehidupan di Batam, Berjuang Mencari Rupiah Saat Wabah Corona

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved