Sabtu, 11 April 2026

VIRUS CORONA DI ITALIA

Catat Kematian Covid-19 Tertinggi Kedua, Italia Perpanjang Lockdown hingga 3 Mei 2020

Italia umumkan akan perpanjang masa lockdown penuh hingga 3 Mei 2020 mendatang. Hingga kini, Italia telah mencatat jumlah kematian tertinggi di dunia.

ANDREAS SOLARO / AFP
Para pekerja medis membawa seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun pada 16 Maret 2020 untuk para pasien coronavirus di Gemelli di Roma. 

TRIBUNBATAM.id, ITALIA - Italia mengumumkan akan memperpanjang masa lockdown penuh hingga 3 Mei 2020 mendatang.

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte pada Jumat (10/4/2020).

Tujuan memperpanjang masa lockdown di Italia adalah demi membendung penyebaran virus Corona.

"Jika kita menyerah sekarang, kita akan mempertaruhkan semua hasil positif sejauh ini, dan memulai kembali peningkatan jumlah kematian," kata Conte yang dikutip Tribunnews dari Al Jazeera.

Untuk diketahui, negara ini telah menghabiskan satu bulan dalam langkah-langkah ketat dengan membatasi pergerakan warganya.

Wabah virus Corona terdeteksi pertama kali di kota Codogno, pada 20 Februari 2020.

Hingga saat ini, Italia telah mencatat jumlah kematian tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat dengan 19.468 kasus.

Seorang tenaga medis menggunakan alat pelindung diri membawa alat kesehatan darurat saat akan menangani penderita Covid-19 di RS Cremona, Lombardy, tenggara Milan, Jumat (13/3/2020). Italia adalah negara dengan tingkat pandemi virus corona tertinggi di dunia mengalahkan Cina, dengan jumlah kasus positif di atas 85 ribu jiwa dan lebih dari 9 ribu orang meninggal dunia hingga 29 Maret 2020. Ganasnya penyebaran Covid-19 di Italia membuat tenaga medis yang terbatas mulai kewalahan.
Seorang tenaga medis menggunakan alat pelindung diri membawa alat kesehatan darurat saat akan menangani penderita Covid-19 di RS Cremona, Lombardy, tenggara Milan, Jumat (13/3/2020). Italia adalah negara dengan tingkat pandemi virus corona tertinggi di dunia mengalahkan Cina, dengan jumlah kasus positif di atas 85 ribu jiwa dan lebih dari 9 ribu orang meninggal dunia hingga 29 Maret 2020. Ganasnya penyebaran Covid-19 di Italia membuat tenaga medis yang terbatas mulai kewalahan. (AFP/PAOLO MIRANDA)

Dituduh Sebarkan Covid-19, Dokter Muda di Italia Tewas Dibunuh Pacar, Jenazah Korban Positif Corona

Tingkat Infeksi di Italia Melambat Sejak April

Lebih jauh, tingkat infeksi virus Corona dilaporkan telah melambat sejak memasuki April 2020 ini.

Italia yang menghadapi beberapa minggu berjuang dengan lonjakan pasien dalam kondisi kritis telah mendapat beberapa bantuan fasilitas kesehatan.

Satu minggu lalu, ada 4.068 orang dirawat di unit perawatan intensif karena mengidap Covid-19.

Pada Jumat (10/4/2020), jumlah tersebut turun menjadi 3.497.

Lebih lanjut, tren ini membuka ruang spekulasi tentang kemungkinan Italia memasuki fase kedua.

Periode di mana kegiatan ekonomi dibuka kembali, dan warga kembali bebas bergerak.

Apakah Lockdown Italia Berhasil?

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved