VIRUS CORONA DI ITALIA
Catat Kematian Covid-19 Tertinggi Kedua, Italia Perpanjang Lockdown hingga 3 Mei 2020
Italia umumkan akan perpanjang masa lockdown penuh hingga 3 Mei 2020 mendatang. Hingga kini, Italia telah mencatat jumlah kematian tertinggi di dunia.
Terkait lockdown ini, Profesor Marino Gatto dari Politecnico di Milano angkat bicara.
"Pembatasan mobilitas secara progresif mengurangi kapasitas infeksi hingga 45 persen pada 25 Maret 2020," ungkap Gatto.
Bersama rekan-rekannya dari berbagai universitas, Gatto mengembangkan epidemiologis untuk memahami penyebaran infeksi secara penuh.
Jika bukan karena lockdwon, Gatto yakin rumah sakit tidak bisa mengatasi gelombang pasien yang dirawat.
"Dalam skenario terburuk, fasilitas kesehatan akan menghadapi tambahan 200.000 pasien," katanya.
Italia Khawatir Ada Fase Dua Wabah Covid-19, 100 Dokter Meninggal Akibat virus Corona
Wabah virus Corona atau Covid-19 di Italia juga menelan korban dari para tenaga medis.
Diperkirakan setidaknya ada 100 dokter di Italia yang meninggal akibat virus Corona.
Sejak Februari 2020 lalu, wabah Covid-19 sudah menyerang Italia.
Asosiasi Kesehatan Italia FNOMCeO mengonfirmasi hal ini pada Kamis (9/4/2020) lalu.
"Jumlah dokter yang meninggal karena Covid-19 adalah 100, mungkin bahkan 101 saat ini, sayangnya," kata juru bicara asosiasi, mengutip Al Jazeera.
Nahasnya pensiunan dokter termasuk dalam 100 total korban wabah asal China ini.
Sebelumnya, sekitar satu bulan yang lalu pemerintah Italia memanggil kembali para pensiunan dokter untuk membantu memerangi virus Corona ini.
Sejumlah media Italia memprediksi bahwa ada 30 perawat dan asisten perawat yang juga meregang nyawa akibat pandemi.
"Kami tidak bisa lagi membiarkan para dokter, staf medis, dikirim untuk memerangi wabah corona tanpa perlindungan yang layak," kata presiden FNOMCeO, Filippo Anelli pada situs asosiasi itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/20-3-2020-positif-virus-corona.jpg)