VIRUS CORONA DI ITALIA
Catat Kematian Covid-19 Tertinggi Kedua, Italia Perpanjang Lockdown hingga 3 Mei 2020
Italia umumkan akan perpanjang masa lockdown penuh hingga 3 Mei 2020 mendatang. Hingga kini, Italia telah mencatat jumlah kematian tertinggi di dunia.
"Ini pertarungan yang tidak adil," sambungnya.
Lembaga kesehatan masyarakat ISS Roma memperkirakan bahwa 10 persen orang Italia yang terinfeksi Covid-19 adalah staf medis.
Kekhawatiran Adanya Fase Dua Wabah di Italia
Hampir sebulan sejak penguncian nasional diterapkan, kini pemerintah Italia mengkhawatirkan adanya fase dua wabah di negara ini.
Bila benar terjadi, fase dua ini memungkinkan warga masyarakat Italia harus berdamai dengan virus dan hidup berdampingan dengannya.
Italia memiliki situasi yang tidak seberuntung negara Eropa lainnya.
Lantaran negara ini harus menanggung sebaran wabah dua hingga tiga minggu lebih cepat daripada negara tetangga.
Sebagai negara dengan jumlah kematian Covid-19 terbanyak, langkah yang akan dilakukan ke depannya pasti akan diperhitungkan dengan tepat.
Menurut catatan Worldometers, Italia memiliki 18.279 total kematian pada Jumat (10/4/2020).
Sementara itu kasusnya terbanyak ketiga di dunia, yakni 143.626 dengan angka kesembuhan sebanyak 28.470.
Negara ini telah meninjau langkah-langkah pengunciannya setiap dua minggu bedasarkan keputusan presiden.
Pada 13 April depan ini, lockdown di Italia akan ditinjau ulang lagi.
Sejatinya sejumlah langkah penguncian dan upaya lainnya telah menunjukkan laju infeksi yang melambat.
Namun kemungkinan pada Paskah ini, Italia masih akan berada di bawah pembatasan gerak.
Menurut Universitas John Hopkins pada laporan Al Jazeera, setidaknya 135.000 warga Italia terinfeksi Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/20-3-2020-positif-virus-corona.jpg)