Breaking News:

TIPS SEHAT

Hati-hati, Periode Karantina yang Lama Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Ini Cara Mengatasinya

Orang yang terinfeksi atau terpapar pun sedang dikarantina dalam upaya untuk melindungi kesehatan masyarakat lainnya.

Editor: Anne Maria
istimewa/google
Ilustrasi orang stres 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Istilah karantina atau isolasi diri belakangan ini akrab di telinga masyarakat.

Hal itu sejak kemunculan virus Corona yang menyebabkan pandemi global.

Diketahui saat ini seluruh dunia panik karena wabah virus Corona.

Orang yang terinfeksi atau terpapar pun sedang dikarantina dalam upaya untuk melindungi kesehatan masyarakat lainnya.

Sementara orang lain bekerja dari rumah atau work from home (WFH) ketika mereka biasanya berpergian.

Ada pula yang berlatih menjaga jarak atau physical distancing untuk menghindari tertular virus.

Cara Mengatasi Sulit Tidur Ketika Karantina atau Isolasi di Rumah

Lebih Buruk dari Corona, Dulu Pandemi Ini Tewaskan 100 Juta Penduduk Dunia, Dihentikan Tanpa Vaksin

Nah, praktik-praktik tersebut mungkin dapat menyelamatkan hidup, tetapi mungkin juga mendatangkan efek fisik dan mental yang tidak nyaman.

Inilah yang terjadi pada tubuh dan otak ketika kamu dikarantina.

Lalu, bagaimana mengatasinya?

Kamu mungkin akan berada dalam keadaan tidak menyenangkan setelah periode isolasi sosial, karena sejatinya manusia berkembang dan bertahan hidup, dalam interaksi sosial.

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved