VIRUS CORONA DI BATAM

Porter Menjerit, Operasional Pelabuhan Internasional Sekupang Dihentikan Sementara Akibat Corona

Untuk dapat mencari kerja di tempat lain, ia harus menyisihkan ongkos sekitar Rp 30 ribu untuk sewa perahu atau membeli bensin motor.

|
TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Pelabuhan Sekupang, Kota Batam, Provinsi Kepri. Dampak virus Corona begitu dirasakan porter yang menggantungkan hidup dari upah harian mengangkut barang di pelabuhan. Mereka terpaksa dirumahkan sejak oprasional pelabuhan dihentikan sementara sejak Selasa (14/4/2020) akibat Covid-19. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Porter di Pelabuhan Internasional Sekupang, Kota Batam, Provinsi Kepri terancam kehilangan pekerjaannya.

Dampak virus Corona benar-benar membuat mereka di titik terbawah. Apalagi sejak kegiatan di pelabuhan dihentikan untuk sementara waktu sejak Selasa (14/4/2020) lalu.

Mereka yang sehari-hari menggantungkan hidupnya dari upah mengangkut barang, terpaksa harus tinggal di rumah.

Penghasilan mereka tidak bergantung dari pendapatan tetap seperti kebanyakan pekerja lainnya. Mereka begitu bergantung dari upah harian.

"Sudah dua minggu ini kami tinggal di rumah, makan apa saja yang bisa dimakan. Sebab macam mana, tidak punya gaji," ucap seorang porter senior di pelabuhan, Liansa Lubis saat dihubungi, Selasa (21/4/2020).


Ia beserta sejumlah pekerja porter lainnya di Pelabuhan Internasional Sekupang saat ini hanya berdiam di rumah.

Satu-satunya sumber penghasilan mereka ditutup untuk sementara waktu akibat tidak adanya yang kapal beroperasi.

Pria yang tinggal di Belakang Padang ini mengaku tidak bisa ke mana-mana selain menetap di rumah. Untuk dapat mencari kerja di tempat lain, ia harus menyisihkan ongkos sekitar Rp 30 ribu untuk sewa perahu atau membeli bensin motor.

"Ongkos untuk ke mana-mana aja sudah tak ada," sebutnya.

Saat ini ia hanya bisa menunggu hingga Pelabuhan Internasional Sekupang dapat dibuka kembali, meski ia masih belum tahu kapan tepatnya.

Frekuensi Feri Menyusut

Hingga saat ini, Kamis (2/4/2020), Pelabuhan Internasional Sekupang Kota Batam, masih ada aktivitas penyebrangan Batam-Singapura.

Aktivitas di pelabuhan Internasional semenjak adanya wabah virus Corona atau Covid-19 terlihat sepi.

Namun tampak ada beberapa penumpang yang hendak berangkat.

Harga Cabai Rawit di Anambas Tembus Rp 20 Ribu Per Ons Jelang Ramadhan, Cabai Lainnya?

Tetap Hadiri Pesta Ulang Tahun Saat Karantina, Cristiano Ronaldo Dibanjiri Kritikan

Arif selaku pengelola pelabuhan Internasional Sekupang mengatakan, hari ini ada empat trip, dua trip Batam Singapura, dua trip Singapura ke Batam.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved