Kamis, 28 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Sejarah Kalender Hijriah, Penanggalan Umat Islam Berdasarkan Perhitungan Bulan

Kalender Hijriah adalah sistem penanggalan umat Islam yang dihitung berdasarkan perhitungan bulan mengelilingi bumi.

Tayang:
youtube
Ilustrasi Muharram 

Lama periode itu adalah 29,5306 hari.

Baik hijriah atau masehi, satu tahun sama-sama terdiri dari 12 bulan.

Satu tahun Hijriah memiliki 12 periode sinodis Bulan atau 354,366 hari.

Dibulatkan jadi 354 hari atau 355 hari untuk tahun kabisat.

Kalender Masehi didasarkan atas peredaran Bumi mengelilingi Matahari dari satu titik tertentu yang disebut solstis atau equinox kembali ke titik itu.

Lama perjalanan Bumi mengelilingi Matahari 365,2422 hari.

Periode itu disebut satu tahun tropis, yang dibulatkan menjadi 365 hari atau 366 hari untuk tahun kabisat. 

Penentuan Awal Bulan

Penentuan awal bulan dalam tahun Hijriah terdiri dari dua metode, yaitu hisab dan rukyat.

- Hisab

Hisab artinya adalah perhitungan secara astronomi.

Dalam ilmu falak, hisab sering digunakan untuk memperkirakan posisi matahari dan bulan terhadap bumi.

Metode hisab dipergunakan untuk menentukan awal Ramadhan atau awal bulan dalam kalender Hijriyah tanpa harus melihat hilal.

Di antara yang menggunakan metode hisab adalah Muhammadiyah.

- Rukyat

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved