TRIBUN WIKI
Sejarah Kalender Hijriah, Penanggalan Umat Islam Berdasarkan Perhitungan Bulan
Kalender Hijriah adalah sistem penanggalan umat Islam yang dihitung berdasarkan perhitungan bulan mengelilingi bumi.
Lama periode itu adalah 29,5306 hari.
Baik hijriah atau masehi, satu tahun sama-sama terdiri dari 12 bulan.
Satu tahun Hijriah memiliki 12 periode sinodis Bulan atau 354,366 hari.
Dibulatkan jadi 354 hari atau 355 hari untuk tahun kabisat.
Kalender Masehi didasarkan atas peredaran Bumi mengelilingi Matahari dari satu titik tertentu yang disebut solstis atau equinox kembali ke titik itu.
Lama perjalanan Bumi mengelilingi Matahari 365,2422 hari.
Periode itu disebut satu tahun tropis, yang dibulatkan menjadi 365 hari atau 366 hari untuk tahun kabisat.
Penentuan Awal Bulan
Penentuan awal bulan dalam tahun Hijriah terdiri dari dua metode, yaitu hisab dan rukyat.
- Hisab
Hisab artinya adalah perhitungan secara astronomi.
Dalam ilmu falak, hisab sering digunakan untuk memperkirakan posisi matahari dan bulan terhadap bumi.
Metode hisab dipergunakan untuk menentukan awal Ramadhan atau awal bulan dalam kalender Hijriyah tanpa harus melihat hilal.
Di antara yang menggunakan metode hisab adalah Muhammadiyah.
- Rukyat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-muharram.jpg)