TRIBUN WIKI
Sejarah Kalender Hijriah, Penanggalan Umat Islam Berdasarkan Perhitungan Bulan
Kalender Hijriah adalah sistem penanggalan umat Islam yang dihitung berdasarkan perhitungan bulan mengelilingi bumi.
Rukyat merupakan aktivitas mengamati visibilitas hilal.
Artinya, pengamat harus melihat hilal untuk menentukan apakah sudah waktunya masuk bulan baru atau belum.
Hilal sendiri adalah bulan sabit muda setelah terjadi ijtimak (konjungsi geosentris).
Apabila hilal sudah terlihat, tandanya hari berikut sudah memasuki bulan baru.
Penampakan hilal bisa dilakukan dengan mata telanjang atau menggunakan alat bantu seperti teleskop.
Mengamati hilal biasanya dilakukan menjelang terbenamnya matahari pertama kali setelah ijtimak.
Apabila terlihat, waktu maghrib setempat sudah dihitung tanggal 1 bulan baru.
Metode hilal di Indonesia digunakan oleh Nahdlatul Ulama.
Dua metode tersebut merupakan metode kuat yang memiliki dasar hadits Rasulullah.
Nama-nama Bulan dalam Kalender Hijriah
Bulan :
- Muharram
- Safar
- Rabiul Awal
- Rabiul Akhir atau Rabi'uts tsany
- Jumadil Awal
- Jumadil Akhir atau Jumadits Tsany
- Rajab
- Sya'ban
- Ramadan
- Syawal
- Zulkaidah
- Zulhijah
Nama-nama Hari dalam Kalender Hijriah
- Al-Ahad
- Al-Isnain
- Ats-Tsulatsa
- Al-Arbia
- Al-Khamis
- Aj-Jumu'ah
- As-Sabt. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews Wiki dengan judul 'Kalender Hijriah (Kalender Islam)'
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-muharram.jpg)