Viral di Medsos Seorang Pria Dituding Menculik Anak, Ternyata Begini Fakta Sebenarnya
Dari hasil pemeriksaan diketahui kalau pelaku saat itu tiba-tiba diteriaki oleh ibu bayi yang kaget melihat seorang pria berada di dalam rumah.
• Anggota Ditreskrimsus Polda Kepri Kawal Proses Distribusi Sembako ke Warga Terdampak Virus Corona
• Pembina Pramuka Cabuli Murid Pria Hingga 20 Kali, Modusnya Beri Pelajaran Tambahan
• Anggota Polsek Sagulung Beri Bantuan Sembako ke Warga Korban Musibah Angin Kencang di Sei Lekop
Polisi mendatangi tempat kejadi perkara (TKP) seperti disebutkan di media sosial tersebut, untuk melakukan penyelidikan.
Kapolres Taput melalui Kasubbag Humas, Aiptu Walpon Baringbing menjelaskan, bahwa kejadian tersebut terjadi pada Senin (27/4/2020) sekira pukul 10.00 WIB, di Jalan Balige Km 7, Kelurahan Situmeang Habinsaran, Kecamatan Sipoholon, Taput.
"Kita mengamkan satu orang laki-laki, Dennis Silaban (16), warga Desa Parbotihan, Kecamatan Onan Ganjang, Kabupaten Humbahas. Saat diamankan pria itu nyaris dihakimi warga di TKP, karena diteriaki menculik anak oleh seorang warga," terangnya.
• Pemilu Multi Ras Pertama di Afrika Selatan Terjadi Hari Ini 25 Tahun Silam
• PSK Tewas Dibunuh Teman Kencan, Pelaku Sebut Hasratnya Belum Terpenuhi Korban Minta Berhenti
Dari hasil pemeriksaan penyidik Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) kedatangan Dennis bukan mau menculik, namun hendak mengambil sarung untuk dipakainya.
Saat ia mengambil sarung dari dalam rumah, ada anak bayi di dalam dan menangis.
Setelah bayi itu menangis ibunya datang dan langsung berteriak "penculik anak".
Mendengar teriakan wanita itu, warga berdatangan ke lokasi dan hampir menghakimi Dennis.
Beruntung anggota polisi bergerak cepat mengamankannya dan membawanya ke Polres Taput.
Peristiwa ini pun beredar juga hingga ke media sosial.
Aiptu Walpon Baringbing mengatakan, Dennis sebenarnya mengambil sarung dari rumah tersebut karena mau dipakainya untuk malam harinya.
Dennis sendiri tidak mempunyai tempat tinggal yang jelas di Tarutung.
Malam sebelum kejadian, Dennis tidur di Terminal Tarutung.
Kepada polisi, Dennis mengaku berangkat dari Parbotihan tanpa tujuan pada 23 April lalu.
Setibanya di Terminal Tarutung pada Minggu malam, ia tidur di emperan.
"Setelah kita konfirmasi kepada Kepala Desa Parbotihan melalui telepon, Kades mengakui kalau orang tersebut warganya.
Disebutkan Dennis sering lari entah kemana saja tanpa diketahui keluarganya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/viral-culik-anak-di-taput.jpg)