Kamis, 23 April 2026

TRIBUN WIKI

SEJARAH dan Perkembangan Hari Buruh di Indonesia, Diperingati Setiap 1 Mei

Tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh. Di Indonesia, peringatan Hari Buruh sempat dilarang, diperbolehkan, hingga dijadikan hari libur nasional

tidak ada
Sejarah hari buruh yang diperingati setiap tanggal 1 Mei 

TRIBUNBATAM.id - Tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh atau biasa disebut May Day.

Awalnya, Hari Buruh adalah reaksi atas revolusi industri yang terjadi di Inggris dan menyebar ke Amerika Serikat dan Kanada.

Para buruh berkampanye memperjuangkan hari kerja 8 jam.

Di Indonesia, peringatan Hari Buruh sempat dilarang, diperbolehkan, hingga dijadikan hari libur nasional.

Setiap tahunnya, peringatan ini selalu diisi dengan demo buruh besar-besaran di berbagai daerah.

Demo ini juga dilakukan di depan Istana Merdeka.

Pada era presiden pertama RI Soekarno, hari buruh sudah dirayakan.

Bung Karno selalu hadir dalam perayaan ini.

Buruh Bebas Berserikat

Mengutip Kompas, Bung Karno menyampaikan kepada para buruh untuk mempertahankan politieke toestand.

Itu adalah sebuah keadaan politik yang memungkinkan gerakan buruh bebas berserikat, bebas berkumpul, bebas mengkritik, dan bebas berpendapat.

Politieke toestand ini memberikan ruang bagi buruh untuk melawan dan berjuang lebih kuat.

Selain itu, buruh juga harus melakukan machtsvorming, yakni proses pembangunan atau pengakumulasian kekuatan.

Machtsvorming dilakukan melalui pewadahan setiap aksi dan perlawanan kaum buruh dalam serikat-serikat buruh, menggelar kursus-kursus politik, mencetak dan menyebarluaskan terbitan, mendirikan koperasi-koperasi buruh, dan sebagainya.

Peringatan ditiadakan

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved