VIRUS CORONA DI BATAM

Beda Data Corona Kepri dan Batam, Kadinkes Kepri: Human Error, Data Hari Ini Harusnya Dikurangi 1

Terdapat perbedaan data jumlah pasien Corona di Batam antara Gugus Covid-19 Provinsi Kepri dengan Gugus Covid-19 Batam.

TRIBUNBATAM.id/SON
ilustrasi. UPDATE Covid-19 atau Virus Corona 

Kemudian pada tanggal 9 April 2020 dilakukan RDT dengan hasil non reaktif, selanjutnya diulang kembali pada tanggal 17 April 2020 dan ternyata hasilnya juga non reaktif.

Bersama dengan rekan sejawatnya pada tanggal 30 April 2020, yang bersangkutan dilakukan pemeriksan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini terkonfirmasi “Positif”.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan cukup stabil dan tidak pernah merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti. Serta sedang proses persiapan untuk melakukan perawatan isolasi guna penanganan kesehatan lebih lanjut di rumah sakit rujukan RSUD Embung Fatimah Kota Batam.

4. Seorang laki-laki berinisial Tn. I berusia 49 tahun, garin masjid, beralamat di kawasan perumahan Batam Centre, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota.
Ditetapkan kasus baru pasien positif Covid-19 Nomor 34 Kota Batam.

Pada tanggal 27 April 2020 yang bersangkutan berobat di salah satu klinik di sekitar tempat tinggalnya karena mengalami keluhan demam, batuk dan pilek disertai sesak napas.

Namun demikian keluhan yang dialaminya tersebut tidak berkurang, sehingga pada tanggal 29 April 2020 yang bersangkutan kembali berobat ke salah satu rumah sakit swasta di kawasan Batam Centre.

Dilakukan pemeriksan diagnostik laboratorium dan rontgen thorak dengan kesimpulan “Broncopneumonia + Cardiomegali. Selanjutnya tim medis yang menanganinya kembali melakukan pemeriksaan lanjutan berupa tindakan RDT yang mana hasilnya menunjukkan “Reaktif (IgG,IgN)” yang akhirnya ditetapkan sebagai PDP dan harus dirawat di ruang isolasi.

Mengingat keterbatasan ruangan isolasi pada rumah sakit tersebut, pasien ini akhirnya di rujuk ke salah satu rumah sakit swasta lainnya di kawasan Lubuk Baja. Guna penanganan kelanjutan perawatan kepada yang bersangkutan kemudian pada tanggal 1 Mei 2020 tim medis melakukan pemeriksaan swab tenggorokan dan diperoleh hasilnya pada hari ini dengan kesimpulan terkonfirmasi Positif.

Sejauh ini kondisi yang bersangkutan di ruang isolasi rumah sakit tersebut, terpantau semakin membaik dan cukup stabil keadaanya.

"Perlu kami tegaskan saat ini tim survelans sedang terus melakukan proses contact tracing terhadap semua orang yang ditenggarai berkontak dengan kasus tersebut," ujar Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dalam rilis yang diberikan, Senin (4/5/2020) malam.

Berkenaan dengan hal ini, Rudi mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Batam untuk tetap mengikuti anjuran Pemerintah.

Dengan cara menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.

"Demikian disampaikan untuk menjadi maklum," katanya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved