Breaking News:

VIRUS CORONA DI KARIMUN

Cegah Penyebaran Covid-19, Bupati Karimun Minta Kapal Roro Batasi Angkut Penumpang

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan mulai tanggal 30 April 2020, kapal roro dari Kota Batam dan Tanjungpinang hanya untuk membawa barang saja.

TribunBatam.id/Elhadif Putra
Bupati Karimun, Aunur Rafiq meminta ASDP agar kapal roro hanya membawa barang. Arus lalu lintas orang akan difokuskan di Pelabuhan Domestik dan Internasional Tanjungbalai. 

"Kalau ke Selat Beliah (pelabuhan roro di Pulau Kundur) kan masih dalam Karimun," ujarnya.

Batasi Masuknya Feri dari Luar Negeri

Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri membatasi masuknya kapal Internasional dari Malaysia.

Langkah tersebut diambil dalam rapat yang dilaksanakan Gugus Satgas Penanggulangan Covid-19 di Ruang Cempaka Putih, Kantor Bupati Karimun, Senin (23/3/2020).

Kunci Jawaban Soal Materi Kain Batik SMP Senin 4 Mei 2020, Belajar dari Rumah TVRI

Terima 31.600 Unit, Kadinkes Kepri Optimis APD untuk Tenaga Medis Tangani Corona Masih Cukup

Dalam kebijakan tersebut disepakati, batas waktu masuknya seluruh kapal yang berasal dari Malaysia adalah pukul 12.00 WIB.

"Jam masuknya kami batasi," kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq yang memimpin rapat.

Kebijakan tersebut telah disampaikan dan akan dijalankan oleh Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun.

Dengan kebijakan tersebut, maka jumlah pelayaran dari dua pelabuhan di Malaysia juga dibatasi.

Dimana untuk pelayaran dari Kukup hanya sebanyak tiga kali dan dua kali dari Putri Harbour.

Rafiq menyampaikan kebijakan pembatasan pelayaran itu bertujuan untuk mencegah terjadinya penumpukan di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun.

Halaman
1234
Penulis:
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved