BATAM TERKINI
Harga Tiket Batam-Jakarta Rp 3 Juta, Penumpang Exemption Flight dari Mc Dermott Penuhi 4 Syarat
Dari sekitar 102 penumpang, sebagian besar adalah profesional, karyawan BUMN, nasional, dan exapatriat, dari perusahaan asing di Batam.
Otoritas pengendali wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kepri, sejatinya sudah siap membuka penerbangan perizinan khusus ((exemption flight) sejak Senin (3/5/2020) lalu.
Namun karena belum adanya aturan turunan dari Kemeterian Perhubungab, Lion Air Group yang sudah mengajukan surat sejak pekan lalu, menunda penerbangan perizinan khusus (exemption flight).
Direktur Bubu Hang Nadim Suwarso mengakui saat ini maskapai Lion Air juga telah mengajukan close penerbangan mulai besok, Sabtu (25/4/2020) hingga 1 Juni 2020,
.“Jadi bisa saja operasional penerbangan dilakukan hanya hari ini, untuk besok belum diketahui lagi,” kata Suwarso saat itu.
Meski tertunda empat hari, hanya maskapai pelat merah Garuda Indonesia yang membuka penerbangan ini.
Dari pantauan Tribun, belasa petugas memeriksa suhu tubuh calon penumpang dengan mobile thermometer.
Para penumpang juga diwajibkan melintasi thermal gate di selasar pintu keberangkatan, departure gate.
Suhu tubuh yang diatas 36,8 derajat akan direcheck ulang. Di masukkan ke klinik kantor kesehatan pelabuhan (KKP) Bandara, atau diminta beristrirahat beberapa menit, sebelum suhu tubuh mereka diperiksa kembali.
Setidaknya setiap penumpang harus melengkapi tiga dokumen dianyaranya surat telah mengikuti rapid tes, menunjukkan surat kerja dari institusi atau perusahaan, serta surat sehat yang dikeluarkan kantor kesehatan pelabuhan, dan surat dari kontor sebelum bepergian menggunakan pesawat terbang.
Pantauan awak media, sebelum take off para penumpang terlihat sibuk check-in tiket di loket nomor 27 dan 29.
Petugas Health Quarantine Ricky mengatakan, para penumpang ini ada sebagian bekerja di perusahaan.
Dibuktikan dengan menunjukan surat keterangan kerja dari tempat dimana para pekerja bekerja.
"Untuk Warga Negara Asing (WNA) ini, ada yang kembali ke negaranya karena beberapa minggu tertahan di Batam, dan juga yang habis masa kerja," kata Ricky.
Sementara itu, harga tiket Batam-Jakarta para penumpang itu cukup fantastis. Mereka harus mengeluarkan kocek Rp1,6 juta hingga Rp 3 juta.
"Terpaksa, sangat mendesak dan butuh pak," ujar penumpang WNA yang sudah fasih berbahasa Indonesia.
Sementara itu, kebijakan pemerintah menutup bandara Hang Nadim sementara waktu karena dampak Covid-19 bak ombak tidak menentu. (leo)