Diculik dan Dibawa ke Kebun Sawit, Pria Ini Ditemukan Tewas Dalam Keadaan Luka Parah

Ibadah sahur puasa Ramadhan ke-17 ternyata jadi detik-detik terakhir Ali Rahman (40) warga Jalan Borboran, Lingkungan VII, Kelurahan Sei Bilah, Kecama

wartakota
ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, MEDAN - Pekerja kebun sawit ditemukan tewas setelah dijemput dua orang pria berbadan tegap.

Saat Ditemukan, sekujur Tubuh Korban dalam keadaan lebam.

Ibadah sahur puasa Ramadhan ke-17 ternyata jadi detik-detik terakhir Ali Rahman (40) warga Jalan Borboran, Lingkungan VII, Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat menikmati berkah hidup.

Setelah Sempat Berhenti, Akhirnya Kapal Dumai Express Kembali Beroperasi 12 Mei 2020

Dukung Kampanye Lawan Covid-19, Isdianto Beli Baju Kaus Bersablon Produksi Tribun Batam

Anak Pukul Kepala Ayah Tirinya Pakai Botol, Marah Karena Dibangunkan Saat Sahur

Minggu pagi (10/5/2020) usai sahur, dia dijemput oleh dua pria berambut cepak dari kediamannya.

Dua pria ini menerjang pintu rumah Ali Rahman hingga rusak..

Sontak Ali Rahman terkejut dan ketakutan karena dua pria ini dilengkapi senjata api.

Ali Rahman pun dibawa secara paksa setelah kepalanya ditodong dengan senjata api.

Kedua pria berperawakan bak aparat membawa paksa Ali Rahman ke lokasi pabrik pengolahan kepala sawit yang berada di perbatasan Sei Bilah dan Desa Teluk Meku.

Adik kandung korban berinisial F mengaku sama sekali tidak mengetahui permasalahan abangnya.

Tiba-tiba sudah mendapat kabar abangnya berada di rumah sakit di Pangkalanbrandan.

"Abang kami dibawa paksa sama dua pria yang menodongkan senjata api. Dibawa ke pabrik sawit gitu, tiba-tiba dapat kabar udah menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit Pertamina Pangkalan Brandan," ujar adik korban.

Halaman
123
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved