Diculik dan Dibawa ke Kebun Sawit, Pria Ini Ditemukan Tewas Dalam Keadaan Luka Parah

Ibadah sahur puasa Ramadhan ke-17 ternyata jadi detik-detik terakhir Ali Rahman (40) warga Jalan Borboran, Lingkungan VII, Kelurahan Sei Bilah, Kecama

Editor: Eko Setiawan
wartakota
ilustrasi 

Sekujur tubuh korban terdapat luka lebam, diduga dipukuli, dipijak-pijak dan dihantam benda tumpul.

Tiada daya dan sekarat, pelaku disebut-sebut yang mengantar korban ke rumah sakit Pangkalan Brandan.

Namun, nyawa Ali Rahman tidak tertolong tim medis, menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 10.00 WIB.

Pihak keluarga berharap para pelaku ditangkap dan diproses hukum atas nama keadilan.

Keluarga meminta aparat hukum dan kepolisian untuk mengungkap kematian korban.

"Kita ini kan negara hukum, kalau pun abang kami salah, tidak seperti ini semena-mena menghilangkan nyawa manusia," kata F dengan nada masih berduka.

Kepling VII, Kelurahan Sei Bilah, Ismail ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian yang menimpa warganya.

Ia mendapat kabar langsung dari pihak keluarga yang melaporkan.

"Benar ada, keluarga korban langsung yang jumpa saya melaporkan ada kejadian Ali Rahman sempat dibawa dua pria hingga akhirnya dapat kabar sudah tidak bernyawa. Jasad korban sudah disemayamkan di rumah duka," pungkasnya.

Kapolsek Pangkalanbrandan, AKP PS Simbolon ketika dikonfirmasi via seluler belum memberi jawaban.

Begitu juga upaya konfirmasi via chat Whatsapp yang belum dibalasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Diculik 2 Oknum Berambut Cepak & Bawa Senpi, Keluarga Dapati Ali Rahman tak Bernyawa di RS Pertamina,

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved