PRIA DI BATAM PALSUKAN RINGGIT MALAYSIA
Pemilik Ringgit Malaysia Palsu di Batam Punya Tiga Identitas, Selain Uang, KTP juga Dipalsukan
Herman Jimy Pardede tak hanya bisa memalsukan uang, ia juga mencetak KTP palsu seolah-olah asli. Identitasnya sendiri ada 3 nama
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepolisian Daerah Kepulauan Riau mengamankan seorang pelaku yang mencetak dan memiliki uang palsu Ringgit Malaysia.
Pelaku bernama Herman Jimy Pardede diamankan di kawasan Sei Panas, Kota Batam pada Sabtu (9/5/2020) lalu.
Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, AKBP Ruslan Abdul Rasyid pada Selasa (12/5/2020) mengatakan bahwa saat dilakukan pemeriksaan pelaku memiliki beberapa identitas berbeda-beda.
"Selain memalsukan uang, pelaku juga memalsukan identitas," ujar Ruslan.
Diketahui, pelaku memiliki 3 identitas yaitu satu KTP elektronik atas nama Romi Arianto, selanjutnya satu buah KTP elektronik atas nama Hermanto Silaban dan sebuah Sim A atas nama Hermanto Silaban.
• Demi Beli Sabu-sabu di Malaysia, Pria di Batam Ini Palsukan Uang Ringgit, Mengaku Belajar Autodidak
• Tim Pengendali Inflasi Siaga Jelang Lebaran, Pantau Pedagang Nakal Penimbun Barang
"Saat kita cek di kependudukan, tidak terdaftar dan untuk SIM juga kita periksa tidak terdaftar di Satlantas," ungkapnya.
Selain itu, Ruslan juga mengatakan, setelah dilakukan pengecekan oleh pihaknya ditemukan telah digunakan untuk membuka tabungan di salah satu bank.
"Identitas atas nama Romi Arianto pernah digunakan untuk membuka tabungan di Bank BCA Muka Kuning," ungkapnya.
Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Kepri itu juga menjelaskan, pelaku dalam memalsukan dokumen tersebut, beraksi sendiri dengan membeli dan mencetak sendiri.
"Dia membeli kertas blangko KTP sendiri, dan saat ini kita sedang kembangkan," sebutnya.
Dari pantauan Tribun Batam, terlihat beberapa identitas yang diamankan kepolisian terlihat asli.
Bahkan untuk hologram tanda KTP elektronik tersebut sama seperti yang dikeluarkan oleh Disdukcapil.
Terkait uang palsu, sementara ini pelaku juga beraksi sendiri.
Hal itu berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri.
Beli Sabu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1205wadirkrimum-polda-kepri-akbp-ruslan-abdul-rasyid1.jpg)