LIGA ITALIA

Tim Medis Klub Tolak Kebijakan Serie A Soal Satu Orang Positif Corona, Semua Pemain Klub Dikarantina

"Dalam pandangan saya, kebijakan seluruh tim yang dikarantina karena satu orang dinyatakan positif itu benar-benar konyol," kata Ivo Pulcini

instagram/official_sslazio
Pemain Lazio kembali menjalani latihan jelang kompetisi 13 Juni 

TRIBUNBATAM.id, ROMA - Protokol kesehatan yang diterapkan Serie A mendapat kritikan dari tenaga medis klub.

Pasalnya, pihak Serie A membuat aturan, jika ada satu pemain yang terinfeksi virus corona, maka semua tim harus di karantina.

Padahal menurut tim medis, cukup pemain yang terpapar virus di menjalani karantina, sebagaimana diterapkan di Liga Jerman.

Sembuh dari Corona, Wanita Ini Menyesal Tidak Jujur kepada Petugas Medis Saat Pertama Diperiksa

Jadwal Pekan ke 26 Bundesliga Liga Jerman, Laga Dortmund, RB Leipzig dan Muenchen Live Mola TV

Jadwal MotoGP Virtual GP San Marino Minggu (17/5) Hanya Kelas MotoGP & Moto-E, Valentino Rossi Ikut

Adalah Kepala medis Lazio, Ivo Pulcini yang menyampaikan ketaksetujuannya dengan aturan Serie A itu.

Dimana mereka mewajibkan seluruh tim dikarantina jika ada satu pemain atau staf yang positif virus corona.

Diberitakan sebelumnya, Liga Italia berpotensi dilanjutkan kembali pada 13 Juni 2020.

Seiring dengan dilanjutkannya sisa kompetisi musim ini di tengah pandemi virus corona, sejumlah peraturan ketat pun dibuat oleh pihak Serie A, kasta teratas Liga Italia.

Salah satunya adalah mengisolasi seluruh tim jika satu pemain atau stafnya terjangkit virus corona.

Kebijakan tersebut berbeda dengan yang dilakukan Bundesliga, kasta teratas Liga Jerman.

Protokol penanganan Covid-19 di Bundesliga hanya mewajibkan orang yang positif virus corona untuk diisolasi selama dua pekan.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved