TRIBUN WIKI
Perih dan Panas di Dada, Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasi Heartburn
Heartburn adalah munculnya sensasi perih dan panas di dada. Umumnya, kondisi ini muncul di malam hari dan berpotensi mengganggu kualitas tidur.
TRIBUNBATAM.id - Heartburn adalah munculnya sensasi perih dan panas di dada.
Umumnya, kondisi ini muncul di malam hari dan berpotensi mengganggu kualitas tidur.
Melansir Kompas dari laman Medical News, ada beberapa faktor yang membuat heart burn muncul di malam hari, seperti mengonsumsi makanan atau obat-obatan tertentu dan makan terlalu dekat dengan waktu tidur.
Heartburn yang memburuk di malam hari juga bisa menjadi tanda adanya Gastroesophageal reflux disease (GERD).
Penyebab
Heartburn terjadi karena naiknya asam lambung ke kerongkongan.
Ketika seseorang menelan makanannya, makanan itu melewati esofagus dan masuk ke lambung melalui pita otot yang disebut sfingter esofagus.
• TAK Selalu Berefek Buruk, Simak Kandungan Nutrisi dan 3 Manfaat Santan Untuk Kesehatan
Organ tersebut berfungsi menjaga makanan agar tidak kembali ke kerongkongan.
Sfingter esofagus yang tidak bisa menutup sepenuhnya bisa membuat asam dan makanan dari lambung kembali ke kerongkonan.
Ketika hal ini terjadi, kita akan merasakan sensasi terbakar dan perih yang disebut dengan heartburn.
Heartburn di malam hari bisa terjadi saat kita akan bersiap tidur atau bahkan tengah tertidur nyenyak.
Ketika kita makan sambil duduk, gaya gravitasi akan membantu menjaga asam dan makanan tetap berada di lambung selama proses pencernaan sehingga meminimalisir risiko heartburn.
Namun, makan dengan posisi berbaring bisa membuat isi perut mudah kembali ke kerongkongan melalui sfingter esofagus.
Itu sebabnya, makan mendekati waktu tidur bisa meningkatkan risiko heartburn.
Gejala
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/09052020ilustrasi-sakit-jantung.jpg)