Breaking News:

TRIBUN WIKI

TATA Cara dan Larangan yang Bisa Membatalkan I'tikaf di 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan

I'tikaf adalah aktivitas berdiam diri di dalam masjid untuk beribadah kepada Allah yang dilakukan oleh orang tertentu dengan tata cara tertentu.

KOMPAS
Ilustrasi Iktikaf di masjid 

TRIBUNBATAM.id - Di 10 hari terakhir bulan suci Ramadhan umumnya dihabiskan dengan kegiatan i'tikaf di masjid untuk meraih keutamaan Lailatul Qodar.

Iktikaf atau I’tikaf secara literal kata berarti memenjarakan.

Selain itu, ada pula yang mendefinisikannya dengan ‘menahan diri dari berbagai kegiatan yang rutin dikerjakan’.

Dalam terminologi syar’i, para ulama mendefinisikan iktikaf secara berbeda-beda dikarenakan perbedaan pandangan dalam penentuan syarat dan rukun iktikaf.

Namun, secara umum, iktikaf bisa didefinisikan sebagai aktivitas berdiam diri di dalam masjid untuk beribadah kepada Allah yang dilakukan oleh orang tertentu dengan tata cara tertentu.

Pengertiannya dalam konteks ibadah umat Islam adalah berdiam diri di dalam masjid dalam rangka untuk mencari keridhaan Allah Ta'ala dan bermuhasabah (introspeksi) atas perbuatan-perbuatannya.

Sementara, orang yang sedang beriktikaf disebut juga mutakif. 

Dasar Hukum Iktikaf

Alquran surah Al-Baqarah ayat 187 menjadi dasar hukum disunahkannya iktikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadan.

Allah Ta'ala Berfirman:

Halaman
1234
Penulis: Widi Wahyuning Tyas
Editor: Tri Indaryani
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved