Senin, 20 April 2026

Nasib Haru Mantan Supir Bus, Terpaksa Mudik Jalan Kaki Selama 4 Hari Pasca di PHK Perusahaan

Hal itu seperti yang dirasakan oleh seorang sopir bus asal Batang, Jawa Tengah, Maulana Arif Budi Satrio (38).

Editor: Eko Setiawan
Kolase Kompas.com
Rio (foto kiri) dan ilustrasi bus pariwisata. 

"Saya tidak mau merepotkan mereka.

Saya habis shalat Subuh langsung berangkat dari Cibubur jalan kaki ke Solo," kata dia.

Rio berhenti untuk istirahat di Jatisari, Pamanukan sekitar pukul 10.00 WIB.

Setelah itu dirinya melanjutkan perjalanan dan tiba di Cirebon pada Selasa (13/5/2020) sekitar pukul 03.00 WIB.

Setelah itu, Rio kembali melanjutkan perjalanannya sampai di Kabupaten Batang pada Rabu (13/5/2020).

Rio melanjutkan perjalanan dan sampai Gringsing pada Kamis (14/5/2020) sore.

"Sampai Gringsing Kamis sore.

Saya dijemput dari teman-teman Peparindo diantar pulang ke Solo.

Saya tiba di Solo hari Jumat pukul 08.00 WIB," ungkap dia.

Rio setiap hari menempuh perjalanan sekitar 100 kilometer.

Selama di perjalanan ia selalu berupaya untuk tetap berpuasa.

Dia mengatakan, medan yang terlalu berat selama dirinya berjalanan kaki adalah di kawasan Karawang Timur sampai Tegal.

"Udaranya sangat panas.

Sampai gosong semua kulit saya karena panas," ungkap dia.

Setiap warung makan yang dia singgahi untuk berbuka puasa maupun sahur selalu yang punya warung makan tidak mau dibayar.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved