Anggota Dewan Desak Ketua RT 'Nakal' di Batam Diperiksa, Kapolresta: Kami Segera Lidik

Terkait ulah Ketua RT 'nakal' di Batam, anggota dewa Arlon Veristo dorong polisi periksa oknum bersangkutan.

TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Foto Arlon Veristo yang digunakan orang lain di aplikasi WhatsApp. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Anggota DPRD Kota Batam, Arlon Veristo heran dan tak habis pikir terkait oknum Ketua RT yang memungut duit dari warganya di tengah pandemi Covid-19.

Uang tersebut dipungut untuk menyewa lori pengangkut bantuan bahan pokok padahal segala sesuatu menyangkut bantuan itu digratiskan Pemko Batam.

"Yang pasti tidak ada pungutan kepada masyarakat atas pendistribusian bantuan itu.

Kalaun ada RT pungut, itu tidak dibenarkan," kata Arlon Sabtu (23/5) pagi.

Arlon menduga oknum Ketua RT yang memungut uang dari warga, berapapun nilainya adalah akal-akalan.

Oknum tersebut hanya mencari keuntungan semata.

Arlon menegaskan semestinya Ketua RT memahami kondisi masyarakatnya dan berusaha membantu mereka yang berada dalam kondisi serba sulit.

Terkait Ulah Ketua RT di Batam Pungut Uang Sewa Lori Angkut Sembako Covid-19, Rudi Belum Jawab

PAKET SEMBAKO - Plt Kepala SMAN 1 Batam, Desi Yulinda menyerahkan paket sembako kepada salah satu orangtua siswa, Selasa (19/5/2020).
PAKET SEMBAKO - Plt Kepala SMAN 1 Batam, Desi Yulinda menyerahkan paket sembako kepada salah satu orangtua siswa, Selasa (19/5/2020). (TRIBUNBATAM.id/ZABUR)

"Jika benar ada oknum Ketua RT yang nakal, mencari kesempatan dalam kesempitan, ini tak bisa dibenarkan," ujar Arlon.

Arlon kemudian mendorong polisi untuk memeriksa oknum Ketua RT tersebut. 

Sebab, ada landasan hukum atau acuan hukum jika seseorang meminta retribusi atau pungutan apapun itu.

Halaman
1234
Penulis: Leo Halawa
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved