Tak Terima Ditegur Karena Kencing Sembarangan, 4 Remaja Bunuh Tukang Becak dan Rampas Duitnya

Seusai membunuh korban, keempat Remaja itu lalu rampas uang menarik becak korban

KOMPAS.com/A Faisol
Ilustrasi tukang becak. Polisi menangkap 4 remaja bunuh tukang becak di Semarang setelah sempat menjadi buronan selama 6 bulan 

TRIBUNBATAM.id, SEMARANG - Nasib tragis menimpa seorang tukang becak di Semarang. Ia tewas dibunuh 4 remaja tanggung. 

Seusai membunuh, para Remaja juga rampas uang Rp 7.500 milik korban.

Enam bulan berstatus buronan, 4 orang Remaja itu akhirnya diringkus pada Kamis (21/5/2020).

Korban Beramai-ramai bunuh tukang becak

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Auliansyah Lubis mengatakan, kejadian bermula saat 4 tersangka pesta miras.

Para tersangka itu adalah Yobel Hendrawan Herliyanto (19), DL (17), Nicko Limarga (19), dan ACS (17).

Ilustrasi pengeroyokan.
Ilustrasi pengeroyokan. (Tribunlampung.co.id/dodi kurniawan)

Beberapa di antaranya rupanya masih berstatus pelajar SMA.

"Awalnya, para tersangka ini sedang minum minuman keras."

"Dan kemudian, mencari uang untuk membeli minuman keras lagi dan Pil Koplo," kata Auliansyah Lubis.

Saat itu, ada seorang tukang becak bernama Mitudin (40) di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Sekayu, Semarang Selatan, Kota Semarang.

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved