Tanjungpinang 'Deportasi' 72 Orang, Wali Kota: Mudah-mudahan Selamat
Dari Tanjungpinang mereka dipulangkan melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura menggunakan KM. Sabuk Nusantara 35.
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Setelah hampir satu bulan berada di Kota Gurindam, 72 warga Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat bisa kembali ke kampung halaman, Jumat (29/05/2020).
Dari Tanjungpinang mereka dipulangkan melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura menggunakan KM. Sabuk Nusantara 35.
Sebelum pemulangan, puluhan warga Sambas itu dipastikan telah mengikuti protokol kesehatan, mulai karantina hingga rapid test sebagai pencegahan penularan Covid-19.
• Ada Logo Pemko Tanjungpinang Dalam Bantuan Sembako Tahap II, Ini Penjelasan Plt Wali kota Rahma
"Jadi sambil menunggu keberangkatan, mereka tinggal di Kampung Bugis dan perkampungan di kawasan Pompa Air, Tanjungpinang," ucap Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota, Rahma.
Ia mengatakan, selain warga Sambas, Tanjungpinang juga memulangkan beberapa orang warga Mempawah, Pontianak.
"Total ada 76 orang menjalani rapid test, dua di antaranya reaktif.
Hari ini kami memulangkan 72 orang.
Dua orang yang hasil tesnya reaktif berada di Rumah Singgah RSUD Kepri, dua orang lainnya adalah ketua rombongan," tuturnya.
• Ade Tersanjung Diusung Golkar Dampingi Rahma, Gerindra Belum Tunjuk Calon Wakil Wali Kota
Rahma menambahkan untuk proses pemulangan puluhan warga luar Tanjungpinang tersebut, pemko bekerja sama dengan berbagai pihak.
"Mereka akan menempuh perjalanan laut lima hari.
Mudah-mudahan selamat sampai tujuan dan bisa berkumpul kembali dengan keluarga," ujarnya.
Kemarin, saat mengantar kepulangan puluhan orang tersebut, Rahma tampak didampingi Ketua
Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Tanjungpinang Agung Wira Dharma, dan sejumlah pejabat dan anggota Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Tanjungpinang.
(tribunbatam.id/Alfandi Simamora)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2905rahma-pulangkan-warga-sambas-dan-mempawah-ke-kalbar.jpg)