VIRUS CORONA DI BATAM

Camat Sudah Beri Imbauan, Pedagang Pasar Kaget di Sagulung Masih Abaikan Protokol Kesehatan

Lapak para pedagang terlihat rapat bahkan di lokasi pasar kaget tersebut pembeli harus bersinggungan karena sempitnya gang antar pedagang.

TribunBatam.id/Ian Pertanian
Foto Pasar kaget di Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri, Minggu (31/5/2020). Sejumlah pedagang diketahui masih abai dalam menerapkan protokol kesehatan saat pandemi Covid-19. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pedagang pasar kaget masih terlihat berjualan di Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepri.

Meski sudah diingatkan dan diberikan imbauan agar menjaga jarak dan menjalankan protokol kesehatan, namun sejumlah pedagang di pasar kaget di Sagulung tetap memasang tenda dan lapak mereka berdempetan.

Seperti pasar kaget di Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Sagulung, Kota Batam. Pedagang terlihat rapat tanpa ada jarak satu sama lain.

Lapak para pedagang terlihat rapat bahkan di lokasi pasar kaget tersebut pembeli harus bersinggungan karena sempitnya gang yang disisakan antara pedagang yang satu dengan pedagang lainnya.

Menganai kondisi tersebut Camat Sagulung Reza Kahadafy, mengatakan sudah melakukan rapat dan melakukan pertemuan dengan seluruh pengelola pasar kaget di Sagulung.

"Sudah kami berikan imbauan, agar menjaga jarak mengatur para pedangang," kata Reza.

Namun fakta di lapangan, kata Reza, sebagian pasar kaget ada yang tidak beroperasi. Namun sebagaian tidak mau dan tetap beroperasi.

"Saya berharap agar semua ikut kesepakatan sampai tanggal 15 Juni 2020 yang akan datang," kata Reza.

Minta Bantuan Satpol PP

Camat Sagulung Reza Khadafy, angkat tangan mengenai kondisi pasar kaget yang masih tetap beroperasi di wilayah kecamatan Sagulung.

Dirinya mengaku sudah komunikasi dengan Mako Satpol PP untuk melakukan penertiban.

Wajib Semprot Disinfektan 2 Hari Sekali, Ini Aturan Kelonggaran Pembukaan Mall di Batam saat Corona

Seorang Pekerja Pemecah Batu Granit di Bintan Tewas, Diduga Tertimpa Reruntuhan Batu saat Bekerja

"Saya sudah tidak tahu mau bilang apa lagi, kita sudah puluhan kali menghimbau. Bahkan surat perintah penutupan sudah kita layangkan, tetapi masih saja beroperasi," kata Reza.

Dia mengatakan, selama ini pihaknya masih memberikan toleransi, karena banyak masyarakat tertolong dengan adanya pasar kaget tersebut, baik penjual, maupun pembeli.

"Jadi dengan adanya pasar kaget warga di sekitar tidak perlu jauh-jauh untuk belanja. Namun himbauan jaga jarak yang kita berikan tidak diindahkan," kata Reza.

Mirisnya lokasi pasar kaget Sagulung berada di tengah pemukiman.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved