VIRUS CORONA DI KARIMUN

Terkait Penumpang Bawa Surat Kesehatan Palsu ke Karimun, Ini Syarat & Tarif Urus Suket di Puskesmas

Penumpang yang membawa surat kesehatan palsu dari Selat Panjang ke Karimun itu diduga jadi korban oknum tak bertanggungjawab.

TRIBUNBATAM.ID/ELHADIF PUTRA
Seorang petugas di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun memperlihatkan surat keterangan kesehatan palsu dari Selat Panjang, Jumat (5/6/2020) 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Para penumpang asal Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, yang kedapatan memiliki surat keterangan (suket) kesehatan palsu, diduga menjadi korban oknum tak bertanggung jawab.

Pasalnya mereka harus membayar ratusan ribu rupiah untuk mendapatkan surat tersebut. Kisarannya Rp 150 ribu hingga Rp 450 ribu.

Memang untuk penumpang kapal laut yang akan masuk ke Kabupaten Karimun harus memiliki surat keterangan kesehatan dari puskesmas atau fasilitas kesehatan lain.

Aturan ini telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Karimun dalam mencegah masuknya virus corona ke Karimun. Di pintu keluar, pelabuhan anggota Satgas Penanggulangan Covid-19 akan melakukan pemeriksaan identitas dan surat keterangan kesehatan penumpang.

Namun dari penelusuran tribunbatam.id, ternyata biaya pengurusan surat kesehatan tidaklah sebesar surat palsu yang harus dibayarkan oleh penumpang asal Selat Panjang.

Menurut seorang warga Karimun yang selalu berangkat ke Kota Tanjungpinang, Rio mengatakan, pengurusan surat keterangan kesehatan di Puskesmas Tanjungbalai hanyalah Rp 10.000.

"Di Puskesmas Tanjungbalai hanya Rp 10.000. Setiap minggu saya ngurus," kata pegawai sebuah BUMN yang memang setiap akhir pekan mengurus surat kesehatan untuk pulang ke rumah keluarganya di Tanjungpinang.

Dipaparkan Rio, dalam mengurus surat keterangan kesehatan tersebut juga tidak sulit. Setelah mendatangi puskesmas, petugas medis akan mengecek suhu tubuh, tensi, tinggi badan, berat badan dan golongan darah.

"Syaratnya cuma KTP. Nanti ditanya berangkat kapan sama tujuan kemana. Baru nanti bayar Rp 10.000. Kita juga dikasih bukti pembayaran," terangnya.

Terkait aturan surat keterangan kesehatan juga tidak terlalu dipersulit. Pasalnya ada penumpang yang tiba di Karimun namun tidak membawa surat keterangan kesehatan.

Halaman
1234
Penulis: Elhadif Putra
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved