VIRUS CORONA DI BATAM
UPDATE Kasus Corona di Batam, Saat Ini 177 PDP Covid-19 Dirawat di 12 Rumah Sakit
Berdasarkan data yang dirilis terkait perkembangan Covid-19 , Jumat (5/6/2020), jumlah kumulatif ODP di Batam saat ini mencapai 4.450 orang.
Seorang remaja perempuan berinisial TG usia 11 tahun, Pelajar ini ditetapkan sebagai pasien positif Covid-19 Nomor 157 Kota Batam.
Pasien adalah anak kandung dari terkonfirmasi positif Covid-19 nomor 155 Kota Batam.
Sehubungan dengan pengembangan Penyelidikan Epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap “Cluster HOG Eden Park 49 & 82” setelah kakek dan neneknyanya dinyatakan terkonfirmasi positif 129 dan 130 (Tn.Y & Ny.MT), maka pasien pada 29 Mei 2020 bersama orang tuanya melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil Non Reaktif.
Namun demikian mengingat yang bersangkutan closes contact primer dan serumah dengan kakek dan neneknya tersebut kemudian pada 1 Juni 2020 dilanjutkan dengan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi Positif.
Sejauh ini kondisi yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti.
Saat ini dalam proses persiapan perawatan karantina guna penanganan kesehatannya di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang Kota Batam.
"Terhadap seluruh klaster terkonfirmasi Positif Covid-19 diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster-cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import," ujar Muhammad Rudi.
Hal ini mengingat masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol dan himbauan dari pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus virus Corona ini.
Jenazah Warga Malaysia Dikremasi
Sementara itu, Warga Malaysia positif Covid-19 di Batam tidak dimakamkan melainkan dikremasi.
Warga Malaysia itu adalah pasien Covid-19 nomor 154.
"Rencana dikremasi nanti sore jam 15.00 WIB di Nongsa," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Jumat (5/6/2020)
Warga asing itu meninggal dunia pada Minggu (31/5/2020).
Sejauh ini pasien tersebut ditempatkan di freezer kamar jenazah RS Bhayangkara Polda Kepri.
Didi mengaku selama disimpan di freezer, virus tersebut tidak berkembangbiak.
Sebelumnya diberitakan Pasien 154, merupakan seorang laki-laki berinisial "Tn.CCG" berusia 43 tahun.
Yang bersangkutan adalah seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) berkewarganegaraan Malaysia dan bekerja di Cammo Industrial Park, Batam Center.
• Meski Menuai Protes, Wawako Sebut Rencana Penerapan New Normal di Batam Tetap Berjalan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/06062020ilustrasi-covid-19-corona-di-batam.jpg)