Viral Video Keluarga Pasien Ngamuk, Sakit Tumor Divonis Covid-19, Keberadaannya pun Misterius

Keluarga pasien ngamuk karena tak tahu dimana keberadaan keluarga yang dirawat apakah masih hidup atau sudah meninggal dunia.

ISTIMEWA
Tangkapan Layar Video Keluarga pasien marah-marah karena tak tahu dimana keberadaan keluarga yang di rawat apakah masih hidup atau sudah meninggal dunia. 

"Tidak bisa pak, jam kerjanya sudah habis," ucap wanita itu memberikan informasi bahwa sudah tidak ada yang bisa dimintai keterangan perihal kasus ini.

Sang anak kemudian kesal dan memberitahukan bahwa dirinya tidak ada jam kerja.

"Kalau untuk pertanggungjawaban tidak ada jam," katanya.

"Buk ini mayat lho bukan kucing.

Acemana kalian.

Kok enggak ada sedikitpun hatinya.

Kalau ibu kayak gitu kayaknya.

Orang tua ibu enggak ada nampak mayatnya gimana.

Pakai dong logika," sebut pria yang mulai kesal melihat jawaban datar si wanita.

Pria itu kemudian menyarankan si anak untuk segera melaporkan kasus yang terjadi kepada polisi.

"Entah sudah dijual orang ini semua ginjalnya atau apa segala macam.

Kita tidak tahu. Mana yang sakit itu," sebut pria baju merah.

Lebih lanjut, pria yang berada di belakang anak pasien kemudian menyarankan agar langsung saja memberitahukan di mana posisi mayat dari ibu tersebut.

"Jawab lho ibu. Ibu punya telinga.

Pasien atas nama Boru Simanjuntak di mana kalian taruh.

Supaya di dengar semua pasien di sini di mana kalian taruh.

Kalian kubur kenapa enggak kalian sampaikan," tuturnya.

"Anak kandungnya tentara nasional masih kooperatif lho.

Tega kalian menguburkan mamaknya tidak kalian kasih tahu sama mereka.

Sudah gawat itu.

Mungkin yang mendengarkan ini kalau sebagai manusia melihatnya sedih.

Ini diam-diam saja kayak orang pekak," sambungnya.

Seorang Sekuriti yang sedari awal sudah berada di lokasi tak banyak berbicara.

Dia hanya diam menyaksikan apa yang sebenarnya terjadi.

"Kalian giliran pasien enggak bisa bayar ribut.

Giliran pasien hilang enggak bertanggung jawab.

Kalau pasien salah di ributkan.

Saya tahu pemerintah membayar mayat pasien status Covid.

Bikin naik emosi saja kau.

Pemerintah kan sudah bayar sehingga di kubur saja.

Coba kalau pasien yang membayar, kalian kubur enggak.

Bohong, kalian simpan di ruang mayat. Main-main kalian sama mayat. Enggak betul ini," jelasnya.

Hingga kini belum bisa dipastikan apakah benar ibu yang disebut sakit tumor berstatus Covid-19.

(mak/tribun-medan.com)

SUBSCRIBE YOUTUBE CHANEL__TRIBUN BATAM__OFFICIAL:

Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul VIRAL Video Keluarga Pasien Marah-marah, Penyakit Tumor Otak Divonis Kena Covid-19

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved