Rabu, 3 Juni 2026

VIRUS CORONA DI SINGAPURA

Angkat Bicara Soal New Normal, Profesor di Singapura Sebut Harus Bebas dari Intervensi Politik

Untuk memberlakukan kebijakan PSBB menuju New Normal, didasarkan pada kajian ilmiah dan bebas dari campur tangan politik. Ini kata profesor dari NUS.

Tayang:
straitstimes.com
Ilustrai warga Singapura di bandara. 

Saat upaya penanganan virus Corona beberapa waktu lalu, face shield diizinkan dipakai sebagai pengganti masker.

Akan tetapi, saat ekonomi dan pembatasan mulai dibuka, di mana kontak dekat akan terjadi kembali saat berinteraksi dengan orang lain, maka sekarang masker menjadi hal wajib untuk dipakai.

Sementara face shield dapat digunakan untuk kondisi tertentu dengan catatan digunakan dengan benar sehingga menutupi seluruh wajah dari dahi hingga dagu dan membungkus sisi-sisi wajah.

Adapun beberapa kondisi orang yang diizinkan memakai penutup di Singapura adalah:

  1. Anak-anak 12 tahun ke bawah, yang mungkin mengalami kesulitan mengenakan dan menjaga masker wajah untuk jangka waktu yang lama.
  2. Orang yang memiliki kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan pernapasan atau kesulitan medis lainnya ketika masker dipakai dalam jangka waktu yang lama.
  3. Orang-orang yang berbicara kepada suatu kelompok di ruang kelas atau lingkungan kuliah, di mana mereka sebagian besar tetap berada di tempat saat mereka berbicara, dan mampu menjaga jarak yang aman dari orang lain.

Selain itu, bagi orang-orang yang melakukan siaran televisi, Kementerian Kesehatan membebaskan apakah mereka ingin memakai masker atau pelindung wajah saat melakukan kegiatan perekaman.

Dalam kondisi tertentu, pelindung wajah juga dapat dipakai di atas masker untuk memberikan perlindungan tambahan, misalnya untuk melindungi mata seseorang yang mungkin mengandung partikel virus atau mencegah masker agar tidak basah.

Mulai Juni 2020 Ini, Singapura Akan Buka Kembali 80 Persen Sektor Perekonomian

Usai dihantam badai virus Corona atau Covid-19, Singapura dikabarkan akan segera membuka kembali perekononomiannya.

Mayoritas perekonomian Singapura dijadwalkan buka lagi pada bulan Juni 2020 ini.

Tak tanggung-tanggung, sekitar 80 persen sektor perekonomian Singapura akan dibuka.

"Pada tahap pertama, kita akan kembali membuka 80 persen sektor perekonomian.

Sektor F&B (food and beverage) akan menjadi yang terakhir dibuka, harapannya akan dapat dibuka kembali pada akhir Juni," ujar Menteri Perdagangan Singapura, Chan Chun Sing, dikutip dari CNBC, Senin (1/6/2020).

Pada tahap pertama pembukaan kembali perekonomian, sebagian pekerja akan diperbolehkan kembali untuk beraktifitas di kantor.

Meski demikian, kegiatan bisnis masih didorong untuk dilakukan dari rumah selagi memungkinkan.

Selain itu, Sekolah juga akan mulai kembali dibuka.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved