Selasa, 14 April 2026

Pangeran Saudi Meninggal Dunia, Diduga Karena Covid-19, Kepala Intelijen Angkat Bicara

Menurut Middle East Monitor, dalam pemberitaan tersebut, tidak disebutkan tentang penyebab kematian Pangeran Saudi.

Editor: Eko Setiawan
FREEPIK.COM
Ilustrasi covid-19. Saat ini ada 177 PDP Covid-19 di Batam yang sedang menjalani perawatan di 12 rumah sakit. 

TRIBUNBATAM.id, SAUDI - Pangeran Saudi Saud Bin Abdullah Bin Faisal Bin Abdulaziz Al Saud, dikabarkan meninggal dunia, diduga karena Covid-19, Kamis (4/6/2020) kemarin.

Kabar kematian Pengeran Saud diwartakan oleh Saudi Press Agency (SPA)

Menurut Middle East Monitor, dalam pemberitaan tersebut, tidak disebutkan tentang penyebab kematian Pangeran Saud.

Ramalan Zodiak Cinta Besok Leo Sedang Mesra dengan Pasangan, Scorpio Merasa Tidak Aman

Arti Mimpi Berkelahi, Melihat Orang Berkelahi Pertanda Buruk, Bagaimana jika Berkelahi dengan Teman?

Sebelumnya, The New York Time yang dikutip Middle East,melaporkan, sekira 150 pangeran telah tertular Covid-19.

Termasuk Gubernur Riyadh Faisal Bin Bandar Bin Abdulaziz.

Soal jumlah tersebut, Kepala Intelijen Saudi, Turki Al Faisal angkat bicara,

Turki mengatakan, jumlah sebenarnya kurang dari 20 pangeran yang terpapar Covid-19.

ILUSTRASI ARAB SAUDI - Pangeran Saudi Meninggal Diduga karena Virus Corona
ILUSTRASI ARAB SAUDI - Pangeran Saudi Meninggal Diduga karena Virus Corona (GLOBAL NEWS)

Sumber Medis Mengungkapkan Anggota Keluarga Kerajaan Jalani Perawatan

Lebih jauh, satu hari setelah kematian pangeran Saudi, sumber medis angkat bicara.

Narasumber tersebut mengatakan, beberapa anggota keluarga kerajaan tengah menjalani perawatan di rumah sakit dan di vila pribadi mereka.

Kesehatan para keluarga kerajaan dilaporkan memburuk akibat penyebaran virus corona.

Viral Video Panas Pak Kades Dengan Istri Orang, Warga Demo dan Minta Oknum Kades Mengundurkan Diri

Oknum Polisi Selundupkan Sabu dalam Sup, Diantar Untuk Penjahat yang Ada di Rutan Polres

Secara terpisah, Saudi Leaks melaporkan, Dr Nezar Bahabri membenarkan, lebih dari 1.200 kasus infeksi virus corona dengan kondisi kritik, saat ini dirawat dengan ventilator.

"Situasi di Jeddah dan Riyadh sangat memprihatinkan," ungkap Bahabri dalam sebuah video pendek.

Kasus Virus Corona

Secara terpisah, menurut data terbaru di worldometers.info, total  kasus saat ini mencapai 7.201.136 dengan 408.782 kasus kematian dan 3.538.086 orang sembuh.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved