Breaking News:

HUMAN INTEREST

Kisah Keluarga Saud di Batam, Diusir Dari Indekos hingga Tidur di Emperan Karena Tak Punya Uang

Akibat Covid-19, pasangan suami istri di Batam dan anaknya yang masih balita (bawah lima tahun), jadi tak punya tempat tinggal yang layak

Penulis: | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/HIMI HEPTANA
Saud, Rini dan anak mereka. Satu keluarga ini sudah hampir sebulan tinggal di emperan di kawasan Jodoh, Batam, karena tak punya tempat tinggal. Sedangkan uang, mereka tak punya 

Sebelum ada Covid-19, Saud dahulunya bekerja sebagai buruh bangunan. Namun karena Covid-19, ia kini sudah tak bekerja lagi.

Istrinya, Rini pun begitu.

Dahulu, istrinya itu bekerja di salon kecantikan. Namun karena pandemi dan sepi pengunjung, kini Rini sudah tak bekerja lagi.

Alhasil mereka tak punya penghasilan lagi saat ini.

Untuk makan sehari-hari, baik Saud dan Rini berharap banyak dari pemberian dermawan.

Jika tak ada, terkadang makanan 1 porsi itu dibagi untuk dua orang.

Meski tinggal di emperan, syukurnya anak mereka saat ini kondisinya masih sehat dan ceria.

Untuk persediaan susu anaknya masih ada.

Sedangkan untuk mencuci baju, mandi dan buang air besar, mereka memakai kamar kecil dari SPBU yang tak jauh dari lokasi tempat mereka tinggal saat ini.

Baju yang selesai dicuci itu, dijemur di bunga-bunga depan bangunan yang tidak dihuni.

Selain Saud dan keluarga kecilnya, di emperan itu ada 8 orang lagi yang tinggal di sana. Ada yang bekerja di Malaysia dan kehabisan ongkos hingga tak bisa pulang ke kampung halamannya.

Sementara itu, pantauan Tribun, kondisi tempat tinggal mereka ini cukup terbuka. Selain itu banyak lalat beterbangan di sekeliling emperan.

(tribunbatam.id/Himi Heptana)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved