TRIBUN WIKI
KERAP Kambuh Sore Atau Malam Hari, Kenali Penyebab Sindrom Kaki Gelisah
Apakah tidur Anda sering terganggu karena keinginan menggerakkan kaki yang tak terkendali? Jika iya, kemungkinan Anda menderita sindrom kaki gelisah.
TRIBUNBATAM.id - Apakah tidur Anda sering terganggu karena keinginan untuk menggerakan kaki yang tak terkendali?
Jika itu terjadi, kemungkinan besar Anda menderita sindrom kaki gelisah atau dalam istilah medis disebut dengan Restless legs syndrome.
Gangguan ini membuat penderitanya mengalami dorongan tak terkendali untuk menggerakkan kaki.
Dorongan tersebut disebabkan oleh adanya sensasi tak nyaman pada kaki.
Sindrom ini bisa kambuh saat sore atau malam hari ketika kita duduk atau berbaring.
Penyakit ini juga dikenal dengan sebutan Willis Ekbom yang bisa dialami oleh siapa saja namun akan bertambah paras seiring pertambahan usia.
• APA Itu Sindrom Nasi Goreng? Infeksi Bakteri Akibat Keracunan Nasi Basi
• HARI ini, RSUD Embung Fatimah Batam Juga Pulangkan 7 Pasien Covid-19 yang Dinyatakan Sembuh
Kondisi ini perlu diobati karena dapat mengganggu aktivitas dan kualitas tidur.
Gejala
Melansir Mayo Clinic, gejala-gejala yang dialami penderita sindrom kaki gelisah antara lain:
- Sensasi tersebut biasanya dimulai setelah berbaring atau duduk dalam waktu lama, seperti di dalam mobil, pesawat terbang, atau gedung bioskop.
- Merasa lega setelah menggerakan kaki.
- Sensasi sindrom kaki gelisah akan berkurang dengan gerakan, seperti peregangan, menggoyangkan kaki, mondar-mandir atau berjalan.
- Memburuknya gejala di malam hari.
- Gejala terjadi terutama di malam hari.
- Kaki berkedut di malam hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ngiler-pada-saat-tidur-merupakan-pertanda-baik.jpg)