Kamis, 9 April 2026

TRIBUN WIKI

KERAP Kambuh Sore Atau Malam Hari, Kenali Penyebab Sindrom Kaki Gelisah

Apakah tidur Anda sering terganggu karena keinginan menggerakkan kaki yang tak terkendali? Jika iya, kemungkinan Anda menderita sindrom kaki gelisah.

Grid.id
Ilustrasi Tidur 

TRIBUNBATAM.id - Apakah tidur Anda sering terganggu karena keinginan untuk menggerakan kaki yang tak terkendali?

Jika itu terjadi, kemungkinan besar Anda menderita sindrom kaki gelisah atau dalam istilah medis disebut dengan Restless legs syndrome.

Gangguan ini membuat penderitanya mengalami dorongan tak terkendali untuk menggerakkan kaki.

Dorongan tersebut disebabkan oleh adanya sensasi tak nyaman pada kaki.

Sindrom ini bisa kambuh saat sore atau malam hari ketika kita duduk atau berbaring.

Penyakit ini juga dikenal dengan sebutan Willis Ekbom yang bisa dialami oleh siapa saja namun akan bertambah paras seiring pertambahan usia.

APA Itu Sindrom Nasi Goreng? Infeksi Bakteri Akibat Keracunan Nasi Basi

HARI ini, RSUD Embung Fatimah Batam Juga Pulangkan 7 Pasien Covid-19 yang Dinyatakan Sembuh

Kondisi ini perlu diobati karena dapat mengganggu aktivitas dan kualitas tidur.

Gejala

Melansir Mayo Clinic, gejala-gejala yang dialami penderita sindrom kaki gelisah antara lain:

- Sensasi tersebut biasanya dimulai setelah berbaring atau duduk dalam waktu lama, seperti di dalam mobil, pesawat terbang, atau gedung bioskop.

- Merasa lega setelah menggerakan kaki.

- Sensasi sindrom kaki gelisah akan berkurang dengan gerakan, seperti peregangan, menggoyangkan kaki, mondar-mandir atau berjalan.

- Memburuknya gejala di malam hari.

- Gejala terjadi terutama di malam hari.

- Kaki berkedut di malam hari.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved