Rabu, 29 April 2026

BATAM TERKINI

DERETAN Pesan Sejumlah Tokoh Masyarakat Bagi Warga Batam Selama Masa Transisi New Normal

Sejumlah tokoh masyarakat menyerukan berbagai pesan bagi warga Batam dalam menyongsong masa transisi New Normal akibat covid-19.

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/LEO HALAWA
Suasana Webinar Nasional yang digelar GAMNIS Kepri, yang diikuti dari delapan provinsi di Indonesia. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tokoh masyarakat Kepulauan Riau HM Soerya Respationo, menyerukan sikap gotong royong menyongsong transisi New Normal di tengah wabah virus Corona.

Sebab menurutnya, jiwa gotong royong itu terkikis oleh karena keadaan.

Pria yang akrab disapa Romo itu mengatakan, semestinya gotong royong itu menjadi patokan bersama untuk melawan virus corona atau Covid-19 ini.

“Jiwa gotong royong ini terkikis dengan munculnya ego sektoral masyarakat. Tapi pada kesempatan ini saya pribadi, saya ajak peserta sekalian untuk membahas jiwa gotong royong yang mulai luntur di antara kita semuanya. Padahal, kalau mengaku sebagai seorang pancasilais itu harusnya tumbuh berkembangnya jiwa gotong royong di antara semuanya. Covid-19 di sini masyarakat tanpa memandang SARA," jelas dalam diskusi Webinar nasional virtual tersebut yang digelar Gerakan Angkatan Muda Nias Indonesia (GAMNIS) Kepri, Sabtu (20/6/2020) sore.

Ia mengatakan, masyarakat Kepulauan Riau saat ini sudah cerdas dengan keadaan corona ini.

Hanya saja, pria yang juga Ketua PDI Perjuangan Kepri menyarankan pemerintah untuk terus memperhatikan masyarakat.

JALANI Isolasi 46 Hari di RSBP Batam dan Sembuh, Mona Kembali Terinfeksi Covid-19

Sebab, kata Romo, sampai saat ini banyak keluhan masyarakat kepadanya terkait pembagian sembako yang tidak merata. Padahal, masyarakat juga butuh sebenarnya di tengah kesulitan ini.

“Untuk itu, kami menyarankan pemerintah Kepri dan daerah untuk memperhatikan betul nasib mereka. Penyaluran bantuan sediakalanya tepat sasaran. Mari, bergotong royong bersama sama dengan masyarakat, untuk menangani ciovid-19. Jiwa Gotong Royong seharusnya muncul saat sekarang ini. Terlebih pada saat masa Covid-19. Untuk membantu kemanusian. Bagi yang lebih menyisihkan sebagian hartanya untuk bantuan kemanusian,” imbaunya.

Dalam webinar bertema “Bersatu dan Bergotong Royong Menangani Covid-19 dan Dampaknya Dalam Masa Transisi New Normal” itu juga diikuti sejumlah narasumber nasional.

Yakni, Firman Jaya Daeli Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia.

Dia mengatakan, untuk menyongsong masa transisi New Normal, setidaknya ada dua hal yang menjadi fundamental dilakukan oleh masyarakat.

Pertama, tetap hidup produktif dan kedua membangun rasa optimistis aman dari Covid-19.

“Pergumulan dan tantangan kita. Gotong royong yang digagas Gamnis sebagai sebuah jawaban, sebagai sebuah solusi cerdas untuk menangani problem serius kita adalah yakni problem Covid-19 ini. Tantang kita ke depan adalah, masyarakat Indonesia ke depan, harus maju, harus bangkit. Ada dua hal yang pertama adalah, senantiasa hidup produktif dan tetap aman dari Covid-19,” kata Firman yang juga mantan Anggota DPR RI tersebut.

Narasumber lain Prof Chablullah Wibisono Guru Besar Rektor Universitas Batam (Uniba) menyampaikan, di tengah wabah corona yang dikuatkan kedaulatan pangan.

Di samping itu juga, kata dia, penggalakan zakat masyarakat.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved