PPDB BATAM 2020
Peminat Sekolah Negeri Membludak, Kepala Sekolah Swasta Diminta Beri Keringanan Bagi Siswa Baru
Dalam waktu dekat Walikota akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam dan Kepala Sekolah untuk membahas persoalan PPDB ini.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyarankan orangtua agar tidak berbondong-bondong mendaftar ke sekolah negeri.
Hal itu untuk menghindari tak tertampungnya semua siswa ke sekolah negeri yang saat ini ramai peminat.
Pasalnya Pemerintah Kota (Pemko) Batam sudah memberikan keringanan kepada sekolah swasta, sehingga sekolah swasta terbantu.
"Sebenarnya hitungan jumlah siswa untuk sekolah Negeri dan Swasta cukup semua. Kalau semua daftar online ke sekolah negeri semua maka membeludaklah. Kita minta kepada orangtua jangan semua berbondong-bondong ke sekolah negeri," ujar Rudi usai membuka rapat TPID di Dataran Engku Puteri Batam Center, Selasa (23/6/2020).
Diakuinya Pemko Batam sudah memberikan bantuan kepada guru-guru swasta.
Selain itu, di sekolah swasta juga sudah ada dana Bos.
• MOLOR dari Jadwal Semula, Penataan Toss 3000 Batam Dilakukan 29 Juni 2020, Begini Skemanya
• Meja Terlalu Panjang Langsung Digergaji, Hari Ini Lapak Pasar Tos 3000 Batam Mulai Ditertibkan
"Artinya biayanya kan tidak terlalu mahal," katanya.
Dalam waktu dekat ia akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam dan Kepala Sekolah untuk membahas persoalan PPDB ini.
Pihaknya akan meminta pihak swasta memberikan keringanan kepada para siswa.
"Sehingga, pertama, jika para siswa tak bisa masuk negeri bisa masuk ke swasta dengan tidak dibebani biaya," katanya.
Kedua, pihaknya akan meminta sekolah swasta di awal tahun ajaran baru tidak mewajibkan siswa untuk menggunakan seragam.
Pemko Batam akan mencari sumbangan agar bisa membantu memberikan seragam sekolah.
"Kita cari sumbangan (pihak ketiga) karena APBD sudah tak ada," kata Rudi sembari tertawa.
Rudi menambahkan sementara untuk perpanjangan jadwal pendaftaran PPDB secara online pihaknya akan mempertimbangkan kembali.
Apabila berdasarkan laporan Dinas Pendidikan Kota Batam masih banyak yang belum mendaftar, maka diperpanjang kembali. (Tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)