Kamis, 21 Mei 2026

VIRUS CORONA DI BATAM

Tiga Kecamatan di Batam Zona Hitam Covid-19, Kecamatan Batam Kota Peringkat Tertinggi

Status zona hitam diberikan jika total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 setiap kecamatan berada di atas angka 30.

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/SON
Ilustrasi Covid-19 di Kota Batam - Tiga kecamatan di Kota Batam, Provinsi Kepri berstatus zona hitam Covid-19. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tiga kecamatan di Kota Batam berubah status zona hitam sejak penerapan kelonggaran aktivitas saat pandemi Covid-19.

Tiga kecamatan berstatus zona hitam Covid-19 tersebut di antaranya Kecamatan Batam Kota, Kecamatan Batu Ampar dan Kecamatan Nongsa.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, status zona hitam diberikan jika total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 setiap kecamatan berada di atas angka 30.

“Iya, sudah 3 kecamatan (zona hitam),” ujarnya kepada Tribun Batam, Selasa (23/6/2020).

Dari tiga kecamatan berstatus zona hitam virus Corona itu, Kecamatan Batam Kota masih paling dominan jika dilihat dari jumlah kumulatif dengan total 68 kasus.

Kecamatan selanjutnya adalah Kecamatan Batu Ampar dengan jumlah kumulatif sebanyak 33 kasus.

Selanjutnya adalah Kecamatan Nongsa dengan jumlah kumulatif sebanyak 31 kasus.

Walau 3 kecamatan berstatus zona hitam, Didi menyebut, tren kasus Covid-19 di Kota Batam cenderung melandai.

“Jumlah PDP dan positif juga cenderung melandai,” katanya lagi menjawab pertanyaan Tribun Batam terkait alasan kasus Covid-19 disebut melandai.

Sementara angka reproduksi produktif (Rt) Covid-19 di Kota Batam, Didi mengatakan dirinya belum mengetahui pasti perkembangan saat ini.

Terakhir, angka Rt Covid-19 di Batam berjumlah 1,23.

Sementara itu, dari data perkembangan Covid-19 terbaru dari Pemerintah Kota Batam, jumlah kumulatif Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Batam sebanyak 688 orang.

Foto dan Video Keseruan Zaskia Gotik Bertemu Keluar Besar Suami, Sirajuddin Mahmud di Balikpapan

Ramalan Zodiak Cinta Rabu 24 Juni 2020: Sagitarius Diterpa Isu Selingkuh, Berhati-hatilah!

Dari 688 orang, sebanyak 83 orang PDP diketahui meninggal dunia. PDP meninggal dunia akibat positif Covid-19 sebanyak 12 orang dan akibat reaktif Covid-19 sebanyak 1 orang.

Sedangan PDP meninggal akibat penyakit penyerta sebanyak 70 orang.

Untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Batam jumlah kumulatifnya mencapai 212 orang. Sebanyak 12 orang di antaranya meninggal dunia dan 136 berhasil sembuh.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved