Breaking News:

Aksi Unjuk Rasa Tolak RUU HIP Dilakukan di Saat Pandemi, Tuntut RUU HIP Ditarik dari Prolegnas 2020

Aksi unjuk rasa dilakukan dalam hal menolak pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

tangkapan layar KompasTV
Massa melakukan aksi unjuk rasa menolak pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di depan Gedung DPR/MPR RI Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (24/6/2020). 

Namun, RUU HIP belum mulai dibahas DPR bersama pemerintah karena DPR masih menunggu surat presiden (surpres) dan daftar inventarisasi masalah (DIM).

Sejumlah pihak pun menolak RUU HIP.

Hasil Liga Spanyol Real Madrid vs Real Mallorca, Sergio Ramos Cetak Gol Lagi, Real Madrid Menang

Hasil Liga Spanyol - Kalahkan Mallorca 2-0, Real Madrid Kembali Geser Barcelona dari Puncak

Forum Komunikasi Purnawirawan TNI-Polri mendesak DPR RI mencabut RUU HIP karena dianggap dapat mengacaukan sistem ketatanegaraan dan pemerintahan dan dikhawatirkan dapat menghidupkan kembali Partai Komunis Indonesia (PKI).

Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Rumadi Ahmad menilai, RUU HIP disusun dengan cara sembrono, kurang sensitif dengan pertarungan ideologi.

Sementara itu, Pengurus Pusat Muhammadiyah meminta pemerintah agar tidak melanjutkan pembahasan RUU HIP.

Alasannya, tidak ada urgensi sebagaimana diatur dalam UU Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan untuk melakukan pembahasan RUU yang menjadi inisiatif DPR tersebut.

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) dari Fraksi Partai Nasdem, Willy Aditya, menyampaikan bahwa seluruh kritik dan masukan terkait RUU akan ditampung oleh Baleg DPR.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Massa Demo Tolak RUU HIP di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Alasannya"


Editor: Anne Maria
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved