PILWAKO BATAM
Maju Lewat Jalur Independen, Rian Ernerst Mengaku Tak Gentar Ikut Pilwako Batam
Jumlah dukungan yang sempat susut, tidak menyebabkan Rian Ernest gentar maju ke pilkada 2020 ini
"Kalau pakai politik uang, mental hari pertama pasti balik modal. Saya sendiri punya pengalaman, nggak ada kepentingan macam-macam, dan tidak dibeking oleh elit politik lain," tegas Rian.
Salah satu alasan lain mengapa Rian memilih maju sebagai calon independen adalah, dirinya tidak siap dengan keharusan membayar mahar politik apabila dicalonkan oleh partai tertentu.
Sekali lagi, Rian menyatakan tidak ingin terbebani persoalan demikian. Selebihnya ia juga ingin menunjukkan kepada masyarakat, bahwa maju ke politik tidak semata harus bermodal besar, namun yang lebih penting adalah niat dan ketulusan.
Ungkap Alasan Ikut Pilwako Batam
Calon Wali kota Batam Rian Ernest mengungkap alasannya ikut serta dalam Pemilihan Wali kota (Pilwako) Batam.
Dalam Tribun Podcast, Jumat (26/6/2020), ia mengakui Provinsi Kepri merupakan tanah leluhurnya.
Ibunya lahir dan besar di Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas.
Lewat jalur independen, Rian Ernest pun optimis maju di Pilkada serentak 2020 di Kota Batam itu.
"Batam ini kan melting pot ya. Masyarakatnya heterogen, kebanyakan adalah perantau. Dari sensus penduduk pertama di Kota Batam saja, hanya sekitar 6.000 orang yang penduduk asli Batam," ucapnya menggambarkan latar belakang Kota Batam.
Ia melihat potensi Batam sangat besar untuk dikembangkan sebagai salah satu kota termaju di wilayah Barat Indonesia.
Hal ini dilihat dari beberapa indikator, yakni keluasan lahan, lokasi yang strategis dekat dengan Singapura, serta demografi penduduknya yang kebanyakan usia produktif.
"Tetapi, di atas kertas, pencapaian Batam dibandingkan dengan potensi yang dimilikinya cukup buruk," tegas Rian.
Pria yang pernah menjabat staff ahli mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Cahya Purnama, ini mengaku merasakan panggilan hatinya adalah menduduki jabatan eksekutif dibandingkan legislatif.
"Kalau disuruh milih, saya orangnya tipe eksekutor, jadi lebih senang bekerja dalam ranah eksekutif," ujar Rian.
Sebagai eksekutor, tentu dirinya harus punya gelanggang politik sendiri. Maka dari itu, Rian Ernest memilih Kota Batam sebagai ring tempatnya menjalankan fungsi eksekutif tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/27062020rian-ernest-calon-wako.jpg)